November 2, 2026
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Nuanu bersama Komunitas Tinju Bali Lipatgandakan Dukungan untuk Riset Kanker di Fight For A Cure 2026

LITERASIPOST.COM – Tabanan | Ajang amal tahunan Fight For A Cure kembali sukses digelar di Block 42, Nuanu Creative City. Edisi keempat yang berlangsung meriah ini berhasil menyatukan lebih dari 30 pusat kebugaran (gym) di Bali, 40 petarung tangguh, dan lebih dari 1.500 pendukung dalam satu misi mulia: menggalang dana untuk riset kanker global dan lokal.

Tahun ini, Nuanu Social Fund (NSF) menunjukkan komitmen nyata dengan menggandakan dukungannya. NSF menggelontorkan dana hampir Rp117 juta (sekitar US$6.500), meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding kontribusi tahun lalu sebesar Rp45 juta.

BACA JUGA :  BALIAN Rilis EP Terbaru "Mind Reader"

“Kami meningkatkan dukungan karena Fight For A Cure telah membuktikan kemampuannya dalam menggerakkan komunitas dan mengubah partisipasi tersebut menjadi dukungan yang nyata,” ujar Ida Ayu Astari Prada, Head of Nuanu Social Fund.

Dari Komunitas Kebugaran untuk Sains Dunia

Inisiatif yang diinisiasi oleh Germ Cell ini didirikan oleh Kai Suteja, seorang penyintas kanker dua kali. Berawal dari gerakan komunitas kebugaran lokal di Bali, Germ Cell kini telah menyalurkan sekitar Rp1,5 miliar untuk mendukung riset kanker bergengsi di dunia.

Pendanaan tersebut disalurkan ke lembaga riset terkemuka seperti Chris O’Brien Lifehouse, serta mendukung penelitian mutakhir yang dipimpin oleh:

 * Dr. Kim Alexander: Meneliti efektivitas tes darah sederhana untuk mendeteksi kekambuhan glioblastoma dan memantau respons pengobatan pasien.

 * Profesor Jeremy Crook: Mengkaji inovasi agar obat kanker dapat menembus dan menghancurkan sel tumor secara lebih efektif.

Pertarungan Penuh Emosi dan Makna

Di balik sorot lampu ring tinju, setiap pukulan membawa cerita personal yang mendalam. Anatoli dari Lions MMA bertarung untuk mengenang bibinya yang wafat karena kanker darah. Sementara itu, Jake dari The Block mendedikasikan pertandingannya sebagai bentuk syukur bagi kedua orang tuanya yang berhasil melawan kanker.

BACA JUGA :  Trans Studio Theme Park Bali Suguhkan Seni Mistis Debus dan Makan Beling

Bagi Kai Suteja, kemenangan sejati dari acara ini bukanlah siapa yang keluar dari ring sebagai juara, melainkan seberapa besar harapan yang bisa dikumpulkan untuk para pejuang kanker.

Dengan kolaborasi erat antara komunitas, pelaku usaha, dan dukungan penuh dari Nuanu Social Fund, Fight For A Cure terus membuktikan bahwa semangat gotong royong dari Bali mampu memberikan dampak nyata bagi masa depan dunia medis. (L’Post)

(Sumber: rilis Nuanu)

Related Posts