August 1, 2021
BALI

Pastikan Listrik Andal Selama PPKM Darurat, PLN Siagakan 2.456 Personel

LiterasiPost.com, Denpasar | PLN UID Bali memastikan keandalan pasokan listrik untuk rumah sakit dan fasilitas pendukung lainnya, khususnya yang menjadi rujukan bagi penanganan pasien Covid-19, dengan menyiagakan 2.456 personel di seluruh Bali.

General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana menyampaikan selain personel, PLN menyiapkan 45 posko yang dilengkapi dengan 12 unit UPS, 26 unit gardu bergerak, dan 21 unit genset, serta kendaraan pendukung untuk pelayanan teknik maupun tim dari Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

BACA JUGA :  Memaknai Hari Kartini, Ayu Saraswati: Kami Merasakan Kesetaraan Saat Ini

“Tidak hanya personel dan peralatan yang kami lengkapi, juga Standard Operating Procedure untuk memastikan rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali sebanyak 11 lokasi aman dari gangguan listrik,” kata Udayana.

Pihaknya menjelaskan saat ini RSUP Sanglah dipasok oleh dua sumber yang berbeda, yaitu GI (Gardu Induk) Sanur sebagai pemasok utama dan GI Pesanggaran sebagai cadangan. Sehingga jika mengalami gangguan akan mudah memindahkan dari pasokan listrik utama ke cadangan.

“Hal ini juga diterapkan pada rumah sakit rujukan di masing-masing kabupaten, serta fasilitas pendukung seperti pemasok oksigen dan peralatan medis lainnya,” tembahnya.

BACA JUGA :  Siaga, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama PKB

Saat ini, subsistem Bali dalam keadaan aman dengan Daya Mampu sebesar 1.322,1 MW dan Beban Puncak 700,6 MW, sehingga cadangan daya 47% atau sebesar 621,5 MW.

“Kami berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19 dengan menjaga keandalan listrik. Selain itu kami juga memastikan bahwa petugas kami di garda terdepan telah menerima vaksin,” ungkap Udayana.

PLN secara bertahap telah memastikan sebanyak 1.689 pegawai dan tenaga alih daya telah menjalani vaksinasi.

BACA JUGA :  Pacu Bali Bebas Covid-19, BNPB Percayakan ITB STIKOM Bali Lakukan Kolaborasi Riset Tracing

“Kami perusahaan yang dituntut untuk bekerja 24 jam 7 hari, tentu harus dipastikan bahwa petugas khususnya yang berada di lapangan memiliki imunitas yang baik dan mampu memberikan pelayanan terbaik khususnya di masa pandemi seperti saat ini,” imbuhnya.

Udayana mengimbau agar masyarakat dapat berpartisipasi untuk menyukseskan upaya pemerintah dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19 dengan mematuhi 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Jika membutuhkan pelayanan PLN, lakukan saja dari rumah dengan menggunakan layanan melalui aplikasi New PLN Mobile atau hubungi Contact Center 123,” pungkasnya. (igp/r)

Related Posts