May 9, 2021
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Pastikan Optimalisasinya, Jaya Negara – Arya Wibawa Tinjau Vaksinasi Masal

LiterasiPost.com, Denpasar –
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa kompak berbagi tugas melaksanakan peninjauan vaksinasi masal Covid-19 pada Sabtu (10/4/2021). Peninjauan ini dilaksanakan guna memastikan kelancaran serta optimalisasi target vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar.

Walikota Jaya Negara melaksanakan peninjauan di dua titik, yakni Pasar Phula Kerthi dan Kantor Desa Sumerta Kelod. Sementara itu, Wakil Walikota Arya Wibawa melaksanakan peninjauan di Banjar Tegal Wangi, Desa Tegal Kerta dan Pasar Poh Gading, Desa Ubung Kaja.

BACA JUGA :  Selain Masyarakat, Dandim Tabanan Bagikan Masker ke Jajaran

Walikota Jaya Negara mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar terus dioptimalkan. Dimana, tenaga kesehatan, tenaga pelayanan publik, lansia dan guru masih menjadi target utama.

“Tenaga kesehatan atau tenaga medis dan petugas pelayanan publik, saya kira sudah maksimal dan memenuhi target, sekarang kita fokus untuk lansia sehingga dapat tercapai target vaksinasinya, dan peninjauan ini guna memastikan kelancaran pelaksanaan vaksinasi di Kota Denpasar,” jelasnya.

BACA JUGA :  Rai Mantra Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Jaya Negara mengatakan, untuk mendukung optimalisasi vaksinasi kepada lansia, Pemkot Denpasar turut melaksanakan vaksinasi jemput bola dengan menyasar titik tertentu. Seperti halnya pasar, banjar atau kantor desa/lurah yang dapat menjadi lokasi vaksinasi masal.

“Kami sangat memahami jika lansia sangat sulit mendatangi 40 Fasyankes yang rutin melaksanakan vaksinasi di Kota Denpasar, sehingga dengan pelaksanaan jemput bola lewat vaksinasi masal ini dapat mendukung percepatan vaksinasi bagi lansia di Kota Denpasar, dan target capaian vaksinasi dapat dipenuhi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hadir di Masa Pandemi, Lumina Aesthetics Bali Sajikan Fasilitas dan Layanan Terlengkap di Bali

Hal senada diungkapkan Wakil Walikota Arya Wibawa. Pihaknya mengatakan bahwa jika dilaksanakan di Fasyankes maka lansia akan kesulitan untuk hadir. Hal ini mengingat diperlukannya pendamping serta cakupannya yang terlalu luas. Dengan hadirnya vaksinasi jemput bola ini diharapkan pelaksanaan vaksinasi dapat fokus pada satu titik.

“Terlebih lagi pelaksanaanya pada hari libur, yakni Sabtu dan Minggu maka pendamping juga mempunyai waktu luang, selain itu juga jarak yang dekat dan mudah dijangkau para lansia diharapkan mampu mendukung optimalisasi vaksinasi bagi lansia,” jelasnya.

BACA JUGA :  Raih "Klinik Berprestasi", Klinik Pratama Anugerah Komit Beri Layanan Prima Tanpa Bedakan Pasien

Untuk diketahui bahwa berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kota Denpasar, sebanyak 52 ribu lebih lansia di Kota Denpasar menjadi target pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dari angka tersebut, 47 persen telah melaksanakan vaksinasi. Sehingga dengan adanya vaksinasi masal dengan cakupan harian mencapai 500 orang di satu titik diharapkan menjadi solusi untuk optimalisasi vaksinasi lansia di Kota Denpasar. (igp/r)

Related Posts