May 13, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Pertengahan Maret, Penumpang Bandara Ngurah Rai Naik 35 Persen

LiterasiPost.com, Badung –
Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali pada pertengahan Maret 2021 melayani 109.046 penumpang atau naik 35 persen dibandingkan Februari 2021 sebanyak 80.688 penumpang.

Tercatat penumpang yang berangkat meninggalkan Pulau Dewata sebanyak 54.777 orang dan 54.269 penumpang yang datang, terdapat pertumbuhan 34 persen dan 35 persen jika dibandingkan dengan Februari 2021.

BACA JUGA :  Keberpihakan pada Ekraf, Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Santrian Art Gallery

Untuk pergerakan pesawat udara juga mengalami pertumbuhan positif selama 15 hari pada Maret 2021 sebanyak 1.294 pergerakan, yakni pesawat yang berangkat 650 pergerakan dan datang 644 pergerakan pesawat udara atau secara total perbandingan dengan Februari 2021 naik sebesar 5 persen.

“Selama rentang waktu 15 hari tersebut penumpang terbanyak dilayani Bandara Ngurah Rai pada 11 Maret sebanyak 10.432 penumpang yang datang maupun berangkat dengan diangkut 102 pesawat udara,” ujar General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y Sikado.

BACA JUGA :  Menteri PPN Terpukau Panorama Nusa Penida

“Seiring dengan itu, kenaikan jumlah penumpang di Bandar Udara Ngurah Rai dimasa pandemi Covid-19 kami senantiasa memonitoring penerapan protokol kesehatan dan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan memastikan penumpang yang berangkat bebas dari Covid-19 sesuai hasil uji tes kesehatan,” imbuhnya.

Terkait dengan persyaratan masuk ke Provinsi Bali masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Covid-19 No. 7 Tahun 2021. “Untuk calon penumpang dapat memilih menggunakan surat keterangan hasil uji tes PCR masa berlaku 2×24 jam atau Rapid Antigen masa berlaku 1×24 jam, aturan ini berlaku hingga ada perubahan peraturan lebih lanjut,” jelas Herry.

BACA JUGA :  Barongsai Naga Langit TITD Cao Fuk Miao Siap Meriahkan Imlek 2572

“Tanpa mengurangi kualitas layanan, kami tetap berkomitmen memaksimalkan penerapan protokol kesehatan sehingga penumpang dapat terbang aman, nyaman dan sehat,” tutup Herry. (igp/r)

Related Posts