November 3, 2026
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Puspa Negara Dukung Pembangunan JLS, Shortcut, dan ART

▪️Atasi Macet Parah di Kuta Selatan, Kuta, dan Kuta Utara

LITERASIPOST.COM – Badung | Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara mengapresiasi realisasi pembangunan infrastruktur menuju pariwisata berkualitas di Kabupaten Badung sebagai komitmen dari visi Bupati. Menurutnya, hal tersebut adalah langkah taktis Bupati dalam menata infrastruktur menuju world class.

“Karena saat ini persoalan kemacetan menjadi momok dari sekian persoalan yang perlu mendapat prioritas, di antaranya sampah, kriminalitas, hama sosial, prilaku buruk Wisman hingga banjir”, kata Puspa Negara.

BACA JUGA :  Jelang Pengamanan Sherpa Track G20, Polda Bali Gelar Latihan Tactical Floor Game

Lanjutnya, pelaksanaan groundbreaking Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa – Umalas – Kedampang – Teuku Umar Barat, merupakan titik awal  membangun masa depan Badung secara  sistemik. Pembangunan JLS dan Shortcut ini menggunakan dana pinjaman dari PT SMI senilai Rp2,83 triliun, dengan lokasi proyek pembangunan JLS Segmen 4 (Labuan Sait – Pedati), dan Pembangunan Jalan Trase Pembangunan Pura Kulat – Labuan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

“Saya sangat setuju bahwa pembangunan ini bukan sekadar membangun jalan baru, tetapi membangun konektivitas, membuka akses, mengurangi kemacetan, serta memperkuat daya saing pariwisata dan perekonomian Kabupaten Badung”, ucapnya.

Meski pihaknya tidak diundang saat pelaksanaan groundbreaking, Fraksi Partai Gerindra tetap komitmen mendukung penuh langkah positif Bupati untuk menata Badung lebih gencar dan serius. “Segala langkah yang  diarahkan kepada pelayanan publik yang lebih baik, sangat kami dukung”, tegas Puspa Negara.

Fraksi Gerindra tetap komit, kritis dan taktis untuk memandang langkah cerdas Bupati sebagai langkah bersama yang saling menguatkan menuju Badung yang futuristik.

BACA JUGA :  Penuhi Persyaratan Ekspor, Kakao Jembrana Tembus Pasar Jepang

“Harapan kami pembangunan spektakuler ini agar diikuti dengan perkuatan maintenance yang berkelanjutan, karena membangun mungkin mudah tapi merawatnya perlu tata cara dan anggaran yang lebih besar. Oleh karena itu mumpung membangun jalan baru, agar disiapkan pula jaringan utilitas terpadu di bawah tanah (JUTB) sehingga pasca proyek tidak ada lagi ikutan kabel dan tiang semrawut”, ujarnya.

Di sisi lain pihaknya pun mendukung langkah Gubernur Bali yang berencana membangun transportasi massal  berupa ART (Autonomus Rell Transit) bekerja sama dengan PT KAI untuk mengurai kemacetan dari Bandara Ngurah Rai, Sentral Parkir Kuta hingga Munggu.

“Kami Fraksi Gerindra mendorong Gubernur sesuai kewenangannya agar juga mendata, menghitung, membatasi  rasio  transportasi online, offline, liar  dan konvensional di Bali yang juga menjadi faktor penambah kemacetan,  semoga bisa terwujud”, tutup Puspa Negara. (L’Post/r)

Related Posts