HUT ke-81 RI, Bendera Jumbo 50 Meter Terbentang di The Nusa Dua

LITERASIPOST.COM – Nusa Dua | PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) pada Senin, (17/8) melalui rangkaian kegiatan kemerdekaan di tiga destinasi yang dikelola ITDC, yaitu di The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB); The Nusa Dua, Bali; dan The Golo Mori, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan, momentum HUT ke-81 RI menjadi kesempatan bagi ITDC untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendekatkan destinasi kepada masyarakat”, ujar Ahmad Fajar.
“Di tengah peringatan kemerdekaan ini, kami juga menyampaikan rasa prihatin dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Semangat kemerdekaan juga berarti semangat untuk saling menguatkan dan hadir bagi sesama, terutama bagi saudara-saudara kita yang tengah menghadapi masa sulit,” sambungnya.
Semangat HUT ke-81 RI turut mewarnai The Nusa Dua, Bali, melalui pemasangan 347 tiang bendera di kawasan, dan bendera Merah Putih jumbo berdiameter sekitar 50 meter di Peninsula Island, The Nusa Dua. Bendera tersebut dibuat dari sekitar 1.800 meter kain merah dan putih yang dijahit selama lima hari, kemudian dipasang pada konstruksi bambu di area helipad pada 17 Agustus 2026 dini hari sebelum upacara dimulai.
Kehadiran bendera jumbo dan ratusan tiang bendera di The Nusa Dua menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus memperkuat atmosfer perayaan kemerdekaan di The Nusa Dua sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia.
Sejalan dengan semangat empati dan solidaritas kebencanaan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di The Mandalika, The Nusa Dua, dan The Golo Mori dilaksanakan secara khidmat, sederhana, dan proporsional, dengan mengedepankan nilai empati, solidaritas, persatuan, dan refleksi. Pelaksanaan upacara di ketiga destinasi menjadi bagian dari komitmen ITDC dalam menghadirkan semangat kebangsaan di seluruh kawasan yang dikelola, sekaligus memperkuat kebersamaan antara perusahaan, masyarakat, dan stakeholder.
Rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut menunjukkan bahwa kawasan pariwisata tidak hanya menjadi ruang rekreasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dapat menjadi ruang ekspresi kebangsaan, interaksi masyarakat, dan kolaborasi. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui semangat gotong royong bersama berbagai stakeholder dalam membangun destinasi pariwisata Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui momentum HUT ke-81 RI, ITDC menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya memiliki daya tarik dan daya saing nasional maupun internasional, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat, mengangkat kekayaan budaya lokal, memberikan dampak ekonomi, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjalanan bangsa, tetapi juga tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan menciptakan ruang yang memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui destinasi yang kami kelola, ITDC ingin terus menghadirkan pariwisata yang membuka peluang, memperkuat kebanggaan terhadap Indonesia, dan tumbuh secara berkelanjutan bersama masyarakat,” tutup Ahmad Fajar. (L’Post/r)














