August 1, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Bali Punya Daya Tarik Tinggi, Gus Agung Harap Border Pariwisata Internasional Dibuka “On Time” Juli 2021

LiterasiPost.com, Denpasar –
Pelaku dan pengusaha pariwisata di Bali tampaknya benar-benar sudah tidak sabar ingin melihat sektor pariwisata bergeliat kembali. Adanya kabar bahwa pemerintah akan membuka border pariwisata internasional ke Bali pada Juli 2021 mendatang dinilai sebagai angin segar, asalkan benar terwujud.

Chairman of Bali Tourism Board (BTB)/Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyampaikan bahwa harapan banyak pihak akan dibukanya border internasional ke Bali semakin kuat, dengan melihat kondisi pariwisata saat ini sangat terpuruk. Namun, pembukaan tersebut dilakukan dengan perlahan-lahan.

BACA JUGA :  Wujudkan Green Zone, Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Laksanakan Vaksinasi Covid-19

“Kita berharap pariwisata Bali dibuka perlahan-lahan bagi turis internasional, dan yang terpenting adalah tetap menerapkan prokes,” ujar Ida Bagus Agung Partha Adnyana saat ditemui di kediamannya di kawasan Sanur Denpasar, Jumat (14/5/2021).

Dikatakan, belajar dari rencana Singapore Airline (SQ) membuka penerbangan langsung ke Bali mulai 4 Mei 2021 lalu, walaupun akhirnya postponed (ditunda) karena timing-nya belum tepat. Dari kejadian tersebut, pria yang akrab disapa Gus Agung ini menilai bahwa demand atau keinginan orang untuk berwisata ke Bali sangat tinggi.

BACA JUGA :  Cegah Korupsi dan Whistleblowing System, AP I dan KPK Jalin Kerja Sama

“Ini test case, begitu kita umumkan di sini dibuka, pesawat itu langsung full. Di sini kita sudah siapkan hotel karantina, begitu juga di Bandara Ngurah Rai semua disiapkan, tapi akhirnya diputuskan oleh pemerintah untuk menunda sementara. Bali masih punya daya tarik bagi wisatawan,” ungkapnya.

Mengingat kondisi ekonomi di masyarakat semakin parah, apalagi hampir 85 persen masyarakat Bali menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata, maka Gus Agung dan stakeholder lainnya sangat berharap pembukaan pariwisata internasional ini bisa on time pada Juli 2021 mendatang.

BACA JUGA :  Geliatkan Aktivitas Seni di Tengah Pandemi, Sudana Dukung Penyelenggaraan PKB dengan Prokes

“Sudah hampir satu setengah tahun masyarakat kita ‘puasa’ (fasting), jadi harapan kita bisa on time pada Juli ini sesuai target pemerintah, tentunya dengan prokes,” paparnya.

Namun demikian, pelaku pariwisata dan organisasi yang ada, salah satunya BTB/GIPI tidak tinggal diam. Dengan memanfaatkan digitalisasi secara gencar melakukan branding yang tepat, lalu disebar ke agen-agen luar negeri dan airlines yang selanjutnya bisa diajak kerja sama. (igp)

Related Posts