May 10, 2021
BALI

CSR PLN UID BALI Dukung Kampanye Kebersihan Sungai Loloan Jembrana

LiterasiPost.com, Jembrana –
Berbagai cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Air Sedunia setiap tahunnya. Salah satunya melalui kegiatan melukis masal di bantaran sungai yang dilakukan komunitas Pokdarwis Ambengan Ijo Gading, Desa Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Minggu (21/3/2021).

Acara yang bertajuk “Sungaiku Bersih, Damai Negeriku Coretan Kanvas di Sungai Ijo Gading” ini diikuti oleh 20 peserta dan dihadiri oleh beberapa seniman lukis Jembrana serta pegiat seni setempat.

BACA JUGA :  Danrem 163 Wira Satya: Astungkara, Semua Membaik ke Zona Oranye

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli yang turut membina Pokdarwis ini, mendukung penuh kegiatan tersebut. Supervisor Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Bali Utara, Dwi Satriawan mengatakan PLN berkomitmen untuk mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan khususnya kebersihan sungai.

“Jika kepedulian masyarakat akan kebersihan sungai terus terpelihara dengan baik, maka yang diuntungkan tidak hanya masyarakat yang hidup di sekitarnya, namun juga seluruh masyarakat Bali pada umumnya. Sehingga sampah tidak akan sampai ke laut,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Putri Koster: PKB Adalah Ajang Eksklusif IKM, Tonjolkan Produk-produk Primer

Ia menambahkan keuntungan lainnya adalah masyarakat bisa memanfaatkan sungai yang bersih untuk meningkatkan pendapatan melalui pengelolaan daerah wisata yang juga bisa dinikmati oleh masyarakat setempat.

Demi mengkampanyekan kebersihan sungai dan lingkungan kepada masyarakat sekitar, secara terus menerus kelompok yang diketuai oleh Ahmad Mustaqim ini melakukan sosialisasi yang dibungkus dengan acara-acara menarik. Selain mengkampanyekan hidup bersih, ia juga berharap acara ini dapat menjadi penyemangat bagi seniman setempat untuk terus berkarya di masa pandemi.

BACA JUGA :  Pengurus DPD DAG Bali Dilantik, Komit Jaga NKRI dan Tangkal Intoleransi

“Kami ingin menumbuhkan kembali rasa percaya diri para seniman khususnya pelukis yang juga terdampak saat pandemi melanda. Mudah-mudahan acara ini mampu memberikan motivasi bagi mereka,” kata Ahmad.

Dirinya menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan simbol pengingat bagi masyarakat untuk menerapkan kesadaran hidup bersih dan menjaga lingkungan khususnya sungai yang memiliki fungsi vital bagi kehidupan manusia. Sehingga seluruh lukisan hasil kegiatan ini akan diabadikan dan dipajang di sekitar bantaran Sungai Ijo Gading, yang dapat dinikmati masyarakat dan pengunjung.

BACA JUGA :  Ungkap Sudut Pandang Berbeda, Film "DUA SISI" Siap Tayang

“Kegiatan ini menjadi bukti upaya kami untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan sungai. Mari kita stop saling tuding mencari kambing hitam jika banjir terjadi, ini waktu untuk bahu-membahu untuk sama-sama jaga lingkungan,” pungkas Ahmad.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Umam Al Maududy selaku pendidik guru IPA di MTs 3 Jembrana yang merupakan pelukis dan pecinta seni karikatur. Dirinya mengapresiasi penuh kegiatan ini dan berharap bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  ITB STIKOM Bali Bantu Pertuni Bali Perangkat Komputer

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini semoga bisa dilaksanakan berkelanjutan, selain meningkatkan kesadaran menjaga linkungan juga mengingatkan kita kepada tradisi dan lukisan kisah Loloan Zaman Lame dan mengingatkan masa-masa kecil yang terlupakan,” ungkap Umam.

Pokdarwis Ijo Gading merupakan salah satu mitra binaan PLN dan telah menerima bantuan CSR PLN melalui PLN Peduli tahun 2020 sebesar Rp70 juta yang terealisasi di triwulan ketiga 2020. Bantuan tersebut direalisasikan untuk membantu penataan lingkungan di kawasan sungai. Selain itu juga dimanfaatkan untuk, pembuatan panggung hiburan dan pembelian kano untuk mendukung kegiatan pembersihan sampah aliran sungai. (igp/r)

Related Posts