August 1, 2021
PENDIDIKAN

Dukung Pemasaran Petani Lokal Bali, Prodi Ikom UNUD Gelar “HULU HILIR”

LiterasiPost.com, Denpasar –
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) 2018, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana (UNUD) berkolaborasi dengan Wijaya Farm Indonesia menggelar kegiatan “HULU HILIR”, yakni sebuah kolaborasi awal tanpa akhir untuk mendukung petani dan pangan lokal.

Project Manager HULU HILIR, Muhammad Siraj Verwis menyampaikan sebelum terjadi pandemi Covid-19 petani lokal Bali memiliki hilirisasi pertanian ke sektor pariwisata. Kemudian, ketika awal pandemi hasil panen lokal yang biasanya dapat diperjualbelikan terpaksa dijadikan pakan ternak karena tidak terserap pasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak pada sektor pertanian adalah melalui konsep agro sociopreneurship.

BACA JUGA :  Tuntaskan Vaksinasi Siswa, Yayasan Dwijendra Siap Terapkan Belajar Tatap Muka

“Tujuan dari kegiatan HULU HILIR ini adalah mengajak generasi muda untuk mendukung petani dan pangan lokal serta memperkenalkan Wijaya Farm Indonesia sebagai fasilitator sekaligus marketer bagi petani dan pangan lokal. Sasaran dari kegiatan ini adalah generasi muda, karena dapat menjadi fasilitator terhadap optimalisasi potensi sektor pertanian dimasa depan,” kata Muhammad Siraj Verwis saat konferensi pers di Denpasar, Senin (7/6/2021).

Owner of Wijaya Farm Indonesia, I Putu Yudi Arta Wijayakusuma memaparkan pada tahun 2020 di tengah pandemi Wijaya Farm Indonesia hadir sebagai fasilitator sekaligus marketer antara petani dan masyarakat Bali. Wijaya Farm Indonesia melakukan strategi dalam mendistribusikan hasil pangan lokal di Bali, di antaranya merealisasikan sistem antar sayur hasil panen petani lokal menggunakan sistem door to door. Sistem ini dilakukan dengan tujuan agar hasil panen petani dapat dihilirisasi kepada masyarakat dengan memperhatikan protokol kesehatan (phsyical distancing).

BACA JUGA :  ASITA dan ASITA 71 Melebur, Siapkan Musda Juli 2021

“Kolaborasi dengan Prodi Ilmu Komunikasi ini banyak sekali impact (dampak) yang didapat, mulai dari pemasaran hasil-hasil pertanian di tempat kami meningkat meski tidak ke sektor pariwisata tapi ke rumah tangga. Ke depan kolaborasi seperti ini bisa ditingkatkan, siapa tahu lulusan Ilmu Komunikasi nantinya ada yang menjadi PR di hotel atau restoran sehingga hasil-hasil petani lokal bisa diserap kembali,” harapnya.

Lecture of Public Relation Activity, I Dewa Ayu Sugiarica Joni, S.Sos., MA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Aktivitas Humas.

BACA JUGA :  Pererat Kerja Sama, Kapolda Bali Kunjungi Universitas Udayana

“Tujuannya adalah agar mahasiswa memahami fungsi Humas secara internal dan eksternal di suatu perusahaan atau organisasi. Selain itu bisa mengaplikasikan mulai dari penyusunan program PR/Humas, mengeksekusi program tersebut dan mengevaluasinya, yang pada akhirnya mampu mencetak lulusan siap guna dan bersaing di dunia kerja,” jelasnya.

Event Division Coordinator, I Gusti Agung Ayu Rahma Praminia menjelaskan HULU HILIR dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu TikTok Challenge Wijaya Farm Indonesia yang dilaksanakan secara online dan special event Saturday Trip with Wijaya Farm Indonesia. Special event akan dilaksanakan pada Sabtu (12/6/2021) di Jl. Raya Baturiti-Bedugul, Br. Pekarangan, Baturiti, Tabanan.

BACA JUGA :  Bentuk Mindset Bekerja Bagi Siswa, SMKN 5 Denpasar Jajaki Kerja Sama Kelas Industri

“Special event Saturday Trip with Wijaya Farm Indonesia terdiri atas tiga rangkaian, yakni Mini Collaboration, The Farm Game, dan Wijaya Farm’s Kitchen,” ungkap Rahma.

Dijelaskannya, pra event berupa TikTok Challenge Wijaya Farm Indonesia telah berlangsung 10 Mei – 3 Juni 2021. Dimana peserta membuat video berdurasi 30-60 detik, berupa pengolahan sayur atau buah dan diunggah ke akun TikTok pribadi peserta dengan caption ajakan untuk memberikan dukungan kepada petani dan pangan lokal. (igp)

Related Posts