August 1, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Lomba Bapang Barong PKB XLIII, Duta Kota Denpasar Tampil Apik dan Memukau

LiterasiPost.com, Denpasar –
Duta kesenian Kota Denpasar kembali sukses membawakan penampilan yang maksimal dan apik pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII. Kali ini dari Sekeha Gong Sancaya Kanthi, Desa Adat Kesiman yang memberikan performa terbaiknya saat pelaksanaan perekaman Wimbakara (Lomba) Bapang Barong Ket dan Makendang Tunggal di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Minggu (6/6/2021).

Tampak hadir memberikan dukungan, yakni Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Kadis Kebudayaan IGNB. Mataram, Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai serta jajaran tim kesenian Kota Denpasar.

BACA JUGA :  Kampanye Berakhir, AMERTA Tegaskan Siap Mundur Bila Program Tak Terwujud

Walikota Jaya Negara mengaku bangga karena seluruh duta kesenian Kota Denpasar dapat menunjukkan penampilan yang maksimal.

“Tentu kami sangat bangga dan memberikan apresiasi bagi duta kesenian Kota Denpasar yang telah mampu menunjukkan performa terbaik, seperti hari ini pada Lomba Barong Ket dan Makendang Tunggal yang juga telah tampil apik dan maksimal,” ujar Jaya Negara.

Selebihnya Jaya Negara berharap, dengan maksimalnya penampilan Sekeha Barong Duta Kota Denpasar ini dapat memberikan hasil yang terbaik.

BACA JUGA :  Sepakat, Melasti "Ngubeng" dan Tanpa Ogoh-ogoh di Denpasar

“Kita hormati penilaian dewan juri, dan dengan penampilan maksimal ini kita berharap dapat menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Koordinator Sekeha, I Made Nadi mengatakan Tari Barong merupakan kesenian Bali yang menceritakan tentang mitologi gambaran binatang yang memiliki kekuatan gaib dan dapat melindungi manusia dari serangan makhluk jahat.

“Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan pra-Hindu yang melambangkan pertempuran antara kebaikan (Dharma) dan kejahatan (Adharma). Kebaikan dan kejahatan selalu berdampingan atau yang disebut juga Rwa Bhineda,” jelasnya.

BACA JUGA :  Listibiya Dukung Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali

Dikatakannya, tarian ini dikemas dengan pakem Tari Bali meliputi Pepeson, Pengawak,dan Pekaad yang diiringi dengan gamelan Bebarongan atau Gong Kebyar meliputi tabuh Gilak Petopengan, Goak Macok dengan Pengadeng, Ngintip Jangkrik dan Omang.

“Tentu dengan segala latihan yang terus dioptimalkan kami berharap dapat memberikan yang terbaik untuk Kota Denpasar,” pungkasnya. (igp/r)

Related Posts