May 12, 2021
EKONOMI & PERBANKAN

E-retribusi Berbasis QRIS Sasar Empat Pasar Tradisional di Tabanan

LiterasiPost.com, Tabanan –
Dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi menuju Bali Bangkit, Bupati Tabanan bersama Bank Indonesia Provinsi Bali serta Bank BPD Bali menggelar “Pasar Murah dan Peresmian E-Retribusi Pasar” bertempat di Gedung Kesenian Ketut Mario Tabanan, Kamis (22/4/2021).

Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemkab Tabanan, Bank BPD Bali dan Pengelola Pasar, mempersiapkan implementasi digital, yaitu Pasar Murah yang diikuti oleh 44 UMKM yang sudah menggunakan QRIS dan E-Retribusi berbasis QRIS di empat pasar di Kabupaten Tabanan, meliputi Pasar Kediri, Pasar Candikuning, Pasar Sayur Baturiti, dan Pasar Pupuan.

BACA JUGA :  Taat Aturan, PT Dirgahayu Valuta Prima Raih Penghargaan KPwBI Bali

“Dalam mendukung digitalisasi, QRIS menjadi salah satu solusi alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, dan aman serta dapat diaplikasikan di semua sektor dengan skala usaha mikro hingga besar,” kata Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Digitalisasi pasar yang dilakukan di Kabupaten Tabanan ini menunjukkan bahwa digitalisasi itu mudah, tidak ribet diimplementasikan termasuk untuk pedagang kecil tanpa harus berbentuk PT atau Badan Usaha. Peresmian digitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Tabanan dilakukan karena pasar tradisional merupakan jantung kegiatan ekonomi di masyarakat yang mampu mendorong roda ekonomi menuju Bali Bangkit.

BACA JUGA :  Hadir di Tengah Kota, Hardcoff Suguhkan Spot Santai Sambil Nikmati Bir

“Digitalisasi selain memenuhi protokol kesehatan juga memudahkan proses transaksi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat, serta memudahkan pendataan, karena data transaksi secara otomatis tercatat. Di sisi lain bagi pemerintah digitalisasi ini berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) karena transparan dan mendukung pengambilan kebijakan dimana data perkembangan harga komoditas di pasar secara lebih cepat dan tepat diperoleh,” imbuh Trisno.

Dalam kegiatan ini, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyambut baik digitalisasi yang dilakukan untuk UMKM dan seluruh pedagang pasar serta berkomitmen untuk mendukung penggunaan QRIS di seluruh Kabupaten Tabanan.

BACA JUGA :  Atasi Banjir, Jaya Negara Resmikan Normalisasi Tukad Pangrarungan

Bupati Sanjaya juga mencoba langsung bertransaksi menggunakan QRIS di Pasar Murah. Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengenalkan UPK 75 kepada masyarakat dengan cara menggunakan UPK 75 untuk transaksi.

Trisno Nugroho kembali menyampaikan melalui peresmian ini diharapkan akan semakin mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi berbasis QRIS di Bali yang hingga 16 April 2021 sangat cepat progresnya dan masuk ke dalam peringkat 7 besar Nasional.

BACA JUGA :  Bupati Suwirta: Perlu Kerja Sama Semua Pihak Tekan Inflasi

“Per 16 April 2021, sebanyak 206.811 merchant di Bali dan 9.349 merchant di Tabanan telah merasakan manfaat menggunakan QRIS, dan selama Januari–Februari 2021, tercatat total transaksi QRIS se-Bali sebanyak 353 ribu transaksi dengan nominal mencapai Rp35,51 miliar,” pungkasnya. (igp/r)

Related Posts