November 3, 2026
EKONOMI & PERBANKAN

Hadapi Persaingan, Koperasi Mesti Adaptif di Era Digital

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Transformasi digital telah merambah berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor keuangan.

“Lembaga keuangan, termasuk koperasi mesti beradaptasi dengan kemajuan teknologi serta bertransformasi di era digital agar bisa tetap bersaing dengan pelaku usaha lainnya,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Dr. I Dewa Made Agung, S.E., M.Si didampingi Kepala Bidang Bina Usaha Sriwirani Widowati, S.TP, M.Si saat membuka Diklat Digitalisasi Koperasi di Wisma Agama, Lumintang Denpasar.

BACA JUGA :  Viral Wisman Pakai Kripto, BI Tegaskan Rupiah adalah Alat Pembayaran Sah di Indonesia

Pelatihan yang diikuti 30 koperasi di Kota Denpasar ini berlangsung 2-4 Agustus 2022 dengan menghadirkan narasumber yang ekspert di bidangnya.

Lebih lanjut Dewa Made Agung mengatakan kemampuan adaptif selaras dengan kemajuan teknologi akan membuat koperasi mampu bertahan dan berkembang karena teknologi digital membuat banyak hal jauh lebih mudah dan murah serta efektif dan efisien.

“Salah satu manfaatnya, transaksi keuangan secara digital akan lebih mudah, murah dan efektif efisien dilakukan sehingga dapat menghemat biaya operasional namun dengan pengawasan yang lebih baik,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kenaikan UMK hingga Momentum Tahun Ajaran Baru Dorong Kinerja Sektor Ritel Bali

Oleh karenanya dalam diklat kali ini pihaknya menyampaikan materi tentang e-payment, e-financing support dan e-commerse yang disampaikan langsung oleh para praktisi dan ekspert di bidangnya. Antara lain dari Lembaga Pendidikan STIMIK Primakara, Bank BPD Bali, djoin serta aplikasi Gojek.

Alumnus Unud ini menambahkan transformasi digital telah menjadi keniscayaan, sehingga mau tidak mau semua pihak mesti menyesuaikan dengan kemajuan teknologi ini.

“Apalagi transformasi digital memberi banyak manfaat sehingga harapannya semakin banyak koperasi yang melaksanakannya agar tetap menjadi koperasi modern dan diminati masyarakat karena meningkatnya pelayanan kepada anggota,” ujar pejabat murah senyum ini.

BACA JUGA :  SMAS Albana dari Bali Raih Juara OESN, BI Sebut Literasi Keuangan Syariah Makin Inklusif

Sementara itu Kabid Bina Usaha, Sriwirani Widowati menyampaikan era digital bukan hanya memberikan kemudahan di sektor keuangan semata.

“Namun, juga memberi kemudahan dalam kegiatan branding dan marketing (pemasaran) yang lebih efektif dan efisien dengan menggunakan platform digital,” ujarnya.

Dengan biaya yang jauh lebih murah, jangkauan pemasaran dapat dilakukan lebih luas dengan menggunakan platform digital. Pemanfaatan dunia digital juga memudahkan dalam branding karena memberikan akses yang cepat dan murah kepada calon pelanggan. Oleh karenanya dalam diklat ini pihaknya mengajak praktisi branding dan marketing via media sosial dan media online sebagai narasumber. Sedangkan untuk mendukung transformasi digital dalam operasional kantor, Dinas Koperasi UMKM dalam diklat ini juga memberikan materi pemahaman tentang dunia digital melalui materi Digital mindset, Digital skill, Digital presence, Digital Operation.

BACA JUGA :  Galang Donasi, Handmad Bali Gabung Solidaritas Bali Peduli NTT

Pihaknya juga menghadirkan koperasi-koperasi yang sudah bertransformasi digital di Kota Denpasar seperti Koperasi Kuta Mimba, Koperasi Mitra Karya dan KSP Guna Prima Dana.

“Agar koperasi-koperasi semakin termotivasi untuk melakukan transformasi digital setelah mendengarkan langsung dari yang sudah berpengalaman dalam transformasi digital,” ujarnya.

Diklat Koperasi Digital telah dilakukan sebanyak 3 kali dan melibatkan 90 koperasi di Kota Denpasar.

BACA JUGA :  Kapolda Bali Cek Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 di Tabanan

“Harapannya dengan transformasi digital, koperasi di Kota Denpasar menjadi koperasi modern, diminati masyarakat dan menjadi lembaga keuangan yang terpercaya di tengah masyarakat,” pungkasnya. (igp/r)

Related Posts