July 27, 2021
POLITIK & INSTANSI

Jenguk Lansia dan Kunjungi Pasar, AMERTA Tak Ingin Kondisi Denpasar Stagnan

LiterasiPost.com, Denpasar –
Paslon Walikota-Wakil Walikota Denpasar nomor 2, Gede Ngurah Ambara Putra – Made Bagus Kertha Negara (AMERTA) tak hanya ingin mewujudkan kesejahteraan melalui perubahan, namun juga peduli terhadap keberadaan warga usia lanjut (lansia). Rasa simpati tersebut terlihat ketika Cawali Ngurah Ambara menjenguk dua orang lansia dalam kondisi sakit di rumahnya, Jalan Tukad Mawa 2E Panjer, Denpasar Selatan, Selasa (24/11/2020).

BACA JUGA :  Relawan Golkar Siap Menangkan AMERTA, Duaja: Denpasar Butuh Sekolah Negeri

Kedua lansia tersebut adalah I Made Renda (90) dan istrinya Ni Made Wendi (88). Renda yang merupakan Jro Pemangku Lingsir (tokoh suci) di Pura Kahyangan setempat, sempat terjatuh sekitar dua tahun lalu hingga kondisinya tidak bisa bangun dan berjalan. Sedangkan istrinya mengalami sakit karena faktor usia.

“Saya berharap semoga keduanya bisa segera sembuh, agar keluarga dan lingkungan dapat memberikan perhatian sehingga keduanya cepat pulih,” ujar Ngurah Ambara.

BACA JUGA :  "Kebahagiaan Tanggung Jawab Kita Bersama'" Jadi Tema HUT ke-233 Kota Denpasar

Pihak keluarga, Made Sudiarsa menyampaikan terimakasih kepada Cawali Ngurah Ambara yang telah berkenan menjenguk kedua orang tuanya. Ia pun berharap kedua orang tuanya segera sembuh. Tak hanya itu Sudiarsa pun mendoakan agar Paslon AMERTA bisa menang pada Pilwali Denpasar 9 Desember nanti.

“Suksma (terimakasih) Bapak Ambara sudah menjenguk orang tua kami, dan kami sekeluarga mendoakan Paslon AMERTA terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Astungkara (semoga), kami siap mencoblos nomor 2,” ucapnya.

BACA JUGA :  OJK Bali-Nusra Beri Edukasi dan Bansos Untuk Pelajar di Bangli

Sebelumnya, Paslon AMERTA mengunjungi Pasar Desa Adat Serangan di Jalan Tukad Penataran No. 5 Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan. Seperti biasa AMERTA menyapa para pedagang dan pengunjung sembari memperkenalkan program-program unggulan, diantaranya santunan kelahiran Rp1 juta, kematian Rp10 juta, subsidi pendidikan bagi warga kurang mampu dan subsidi kesehatan melalui BPJS untuk pekerja nonformal, pemberdayaan UMKM, bantuan Dadia Rp5 juta/tahun, STT Rp25 juta/tahun, PKK Rp5 juta/tahun dan pengurus banjar Rp30 juta/tahun.

“Kami tak henti-hentinya mensosialisasikan program unggulan kami, yang intinya ingin membuat perubahan di Kota Denpasar sesuai harapan masyarakat. Muaranya adalah kesejahteraan. Untuk itu coblos nomor 2 di TPS nanti,” ajak Ngurah Ambara dan Kertha Negara.

BACA JUGA :  Pertanian Bali Peroleh Dana Pusat Rp100 Miliar, Fokus Pemulihan Pasca Pandemi

Tokoh warga Serangan yang konsisten memperjuangkan warga setempat, Wayan Patut, menyampaikan ketika ada perubahan kepemimpinan daerah maka perlu ada perubahan pula pada kondisi daerah tersebut. Dengan demikian masyarakat bisa menikmati manfaat dari pembangunan. “Kami berharap AMERTA menang sehingga ada perubahan, Serangan bisa lebih kondusif dan sejahtera, tinggal nanti menggali lagi potensi-potensi yang ada di sini,” harapnya.

Selain itu sebagian besar pedagang juga berharap ke depan ada perubahan di Kota Denpasar dari berbagai sektor sehingga kondisinya tidak stagnan. (igp)

Related Posts