May 13, 2021
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Kunjungi Gianyar, BPOM Dukung Peran Strategis UMKM

 LiterasiPost.com, Gianyar –
Badan POM (BPOM) menyerahkan Nomor Izin Edar (NIE) kepada 3 pelaku usaha pangan, pelaku usaha obat tradisional, dan pelaku usaha kosmetik di Kabupaten Gianyar, Bali. Selain itu, juga diserahkan Sertifikat Pemeriksaan Sarana Baru (PSB) menuju Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), Sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) Bertahap, dan Sertifikat Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) kepada 3 pelaku usaha.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito disaksikan oleh Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar, I Made Suradnya sebagai wujud sinergi/kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam mengembangkan UMKM dan potensi lokal daerah.

BACA JUGA :  “OJK dan IJK Peduli Bencana” Serahkan Bantuan Dana

Diterbitkannya NIE, Sertifikat CPOTB, Sertifikat CPKB, dan Sertifikat CPPOB ini merupakan hasil pendampingan Badan POM terhadap UMKM di Bali. Pendampingan tersebut berupa sosialisasi keamanan pangan untuk UMKM Pangan Olahan, pendampingan dan bimbingan teknis percepatan sertifkasi CPPOB untuk UMKM Pangan Olahan, CPKB untuk UMKM Kosmetik, dan CPOTB Bertahap untuk UMKM Obat Tradisional, serta desk registrasi pangan olahan, obat tradisional, dan kosmetik untuk pelaku usaha UMKM di Bali.

“Untuk menjaga keberlangsungan UMKM ini, pendampingan Badan POM tidak berhenti setelah UMKM tersebut mendapatkan Nomor Izin Edar. Oleh karena itu, tahun 2018 lalu BPOM menginisiasi program Orang Tua Angkat bagi UMKM obat tradisional/jamu,” ujar Penny K. Lukito didampingi Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. Ni GAN Suarningsih, Apt., MH di Kantor Bupati Gianyar, Jumat (18/12/2020).

BACA JUGA :  Usung "Tanpa Batas", Kembali Innovation Hub Dukung Ekonomi Digital di Bali

Dikatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM, salah satunya melalui UU Cipta Kerja yang mendorong mekanisme percepatan perizinan. Terdapat dua aspek yang dapat diintervensi untuk mendukung tumbuh kembang UMKM, yaitu aspek supply dan demand.

“Mari, kita perkuat terus sinergi untuk menjadikan UMKM sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan berjaya di pasar global. Dukung penuh program Nasional Bangga Buatan Indonesia,” tutup Penny K. Lukito.

BACA JUGA :  RS Bhayangkara Denpasar Gelar Rikkes Berkala TA 2021

Sementara Bupati Gianyar melalui Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar, I Made Suradnya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada BPOM atas kerja sama serta dukungannya terhadap keberadaan UMKM di Kabupaten Gianyar. “Semoga ini bisa memberikan manfaat terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Gianyar. Kami berharap sinergi dan kerja sama ini terus terjalin ke depan,” ungkapnya. (igp)

Related Posts