August 1, 2021
BALI

Lebih Praktis, Pelanggan di Bali Sampaikan Pengaduan Lewat New PLN Mobile

LiterasiPost.com, Denpasar –

Sejak diluncurkan Desember 2020 lalu hingga Rabu (19/5/2021), fitur-fitur pada aplikasi New PLN Mobile telah dinikmati oleh lebih dari 126 ribu pelanggan di Pulau Dewata. Fitur-fitur yang dimanfaatkan antara lain penambahan daya, pembayaran tagihan listrik, pengecekan histori rekening, dan informasi gangguan serta layanan pengaduan.

Menurut Manager Revenue Assurance dan Mekanisme Niaga, I Wayan Budaika, cukup banyak pelanggan yang memanfaatkan layanan pengaduan. Walaupun hingga kini rasio pengaduan yang dilakukan oleh pelanggan rata-rata per harinya masih didominasi melalui kanal PLN 123 baik media sosial maupun telepon. Namun, terdapat tren positif para pelanggan yang mengakses layanan pengaduan melalui aplikasi New PLN Mobile.

BACA JUGA :  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Penyaluran BLT

“Ini berarti pelanggan sudah memahami adanya fitur pengaduan melalui aplikasi New PLN Mobile,” kata Budaika.

Menurutnya, pelanggan yang sering mengeluhkan memiliki keterbatasan pulsa saat harus menelepon PLN 123, dengan membuka aplikasi New PLN Mobile sudah bisa menyampaikan keluhannya tanpa menggunakan pulsa, hanya memerlukan paket data saja.

BACA JUGA :  Capacity Building Media, BI Beri Edukasi Kebanksentralan

Pihaknya menjelaskan melakukan pengaduan melalui aplikasi ini terbilang mudah. Pelanggan terlebih dulu mendownload dan install aplikasi New PLN Mobile. Selanjutnya melakukan login sesuai dengan email yang didaftarkan, lalu memilih menu Pengaduan. Kemudian pelanggan dapat memilih Layanan Pengaduan dengan mencantumkan ID Pelanggan PLN. Setelah itu, pada kolom Jenis Pengaduan, pelanggan dapat memilih Jenis Pengaduan yang diinginkan. Berikutnya melakukan pengisian informasi lokasi gangguan serta deskripsi atau detail gangguan.

“Setelah mengisi informasi yang diminta, pelanggan nantinya akan memperoleh nomor ID Pengaduan yang dapat digunakan pelanggan untuk memantau pengaduan yang ditindaklanjuti oleh petugas PLN,” ungkap Budaika.

BACA JUGA :  Kapolda Bali Hadiri Penutupan Rapim Polri Tahun 2021

Hingga saat ini total pengaduan yang masuk perhari rata-rata 500-600. Sebagian besar jenis pengaduannya terkait gangguan yang bersifat teknis seperti pemadaman atau keluhan lainnya yang berhubungan dengan kWh meter. Pelanggan juga dapat memberikan informasi lainnya terkait kelistrikan kepada PLN melalui aplikasi ini.

“Kami berharap masyarakat makin dimudahkan untuk memperoleh berbagai layanan PLN melalui aplikasi New PLN Mobile. Menghemat biaya karena tidak perlu habiskan banyak pulsa, hemat waktu juga karena semuanya bisa diakses dalam genggaman tanpa perlu ke kantor PLN lagi,” pungkas Budaika.

BACA JUGA :  Klaim "Anak Kandung" ITB STIKOM Bali, Masyarakat Diminta Jangan Terkecoh

Salah satu pemilik usaha penggilingan padi di Tabanan, Made Nudu mengatakan telah menggunakan aplikasi New PLN Mobile sejak awal tahun 2021.

“Saya pernah menyampaikan pengaduan mengenai kWh meter di rumah saya yang ketika mau input token malah muncul tulisan periksa. Nah, setelah saya pakai aplikasi PLN Mobile ini petugas datang dan langsung menyelesaikan pengaduan saya. Semuanya cepat sekali dilakukan, saya juga tidak perlu habis pulsa untuk menelepon PLN, lebih praktis,” katanya.

BACA JUGA :  TMMD ke-111 Kodim Karangasem Rampung 100 Persen, Hasil Kerja Keras Satgas Bersama Warga

Dirinya juga mencoba layanan lain seperti tambah daya melalui aplikasi New PLN Mobile.

“Sekarang PLN sedang banyak promo tambah daya, saya sempat beli alat elektronik, lalu dapat voucher potongan untuk tambah daya. Prosesnya saya lakukan semua lewat aplikasi PLN Mobile, jadi tidak perlu repot ke kantor PLN juga,” jelasnya.

BACA JUGA :  1.115 Napi Dapatkan Remisi Khusus Nyepi, 746 Orang Ada di Bali

Dia mengajak seluruh pelanggan PLN untuk tidak ragu mengunduh dan menginstall aplikasi ini, karena manfaat dan kemudahan dalam mengakses layanan PLN.

Gak ada ruginya, malah banyak untungnya, makin praktis, pakai aplikasi ini semuanya jadi serba mudah,” ungkapnya. (igp)

Related Posts