August 1, 2021
PENDIDIKAN

MPLS di SMKN 3 dan SMKN 6 Denpasar, Wijaya Putra Paparkan Kelebihan SMK

LiterasiPost.com, Denpasar | Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA/SMK Negeri tahun pelajaran 2021/2022 di Provinsi Bali dilaksanakan serentak mulai Senin (12/7/2021). MPLS berlangsung selama tiga hari berturut-turut secara online (daring).

Berdasarkan pantauan LiterasiPost.com di SMK Negeri 3 Denpasar, MPLS diikuti sebanyak 476 siswa baru (kelas 10) dari 4 Bidang Keahlian yaitu Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut serta Tata Busana. Menariknya, MPLS SMK Negeri 3 Denpasar dilaksanakan berbarengan dengan SMK Negeri 6 Denpasar yang tahun ini merupakan penerimaan siswa perdana dan menempati sekolah/gedung yang sama.

BACA JUGA :  Tetap Difavoritkan, SMAN 7 Denpasar Fokus Maksimalkan Pembelajaran

Di hari pertama, MPLS hanya menyajikan Profil Sekolah. Lalu, di hari kedua diisi penyampaian Arahan oleh Kepala Sekolah, Tata Tertib Sekolah, Sosialisasi Puskesmas dan KPU, Public Speaking, Pariwisata dan Sistem Pembelajaran Daring. Pada hari ketiga dilanjutkan dengan Pengenalan Pengurus OSIS dan Ekstrakurikuler sekaligus penutupan.

Kepala SMKN 3 Denpasar sekaligus Plt SMKN 6 Denpasar, Drs. AA Bagus Wijaya Putra, M.Pd dalam arahannya kepada seluruh siswa baru menyampaikan bahwa patut bersyukur menempuh pendidikan di SMK karena ke depan akan memiliki 3 jalur yang sudah pasti, yaitu bekerja, berwirausaha atau melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Kepala SMKN 3 Denpasar sekaligus Plt SMKN 6 Denpasar, Drs. AA Bagus Wijaya Putra, M.Pd. (Foto: igp)

“SMK juga menjanjikan kompetensi, sehingga kalian akan punya kepercayaan diri di bidang keahlian masing-masing sesuai skill yang dimiliki. Itulah di antaranya kelebihan SMK,” ujar Wijaya Putra kepada siswa baru melalui daring, Selasa (13/7/2021).

Selain itu, Wijaya Putra juga menyampaikan visi sekolah yaitu Profesional, Bermutu, Berwawasan Lingkungan, Berkarakter dan Siap Kerja di Pasar Global. Dijelaskan, Profesional dimaksudkan setelah tamat telah memiliki kemampuan untuk mandiri karena sudah dibekali skill yang memadai. Bermutu artinya siswa selalu dilatih dengan mutu yang bagus sehingga menjadi kebiasaan yang baik bagi siswa. Sedangkan, Berkarakter dibentuk dengan meningkatkan kedisiplinan, integritas (kejujuran) dan literasi (budaya membaca).

BACA JUGA :  Raih Anugerah Pendidikan Indonesia, ITB STIKOM Bali Mantap Menuju Kelas Dunia

“Untuk visi Siap Kerja di Pasar Global, kami sudah lakoni melalui program CATC (Common ASEAN Tourism Curriculum), kurikulum yang berlaku untuk regional ASEAN, sehingga siswa nantinya siap bersaing kerja di kancah tersebut. SMKN 3 Denpasar adalah satu-satunya di Bali yang sudah buka program itu, dan di Indonesia ada 12 sekolah,” paparnya.

Ditambahkannya, usai MPLS maka sekolah akan menyelenggarakan pembelajaran tahun pelajaran baru secara daring mulai Senin (19/7/2021) mendatang.

Sementara itu, untuk SMKN 6 Denpasar diakui sampai saat ini belum memenuhi target penerimaan siswa baru. Menurutnya, hal ini sangat dimaklumi karena masih tergolong sekolah baru dan tahun ini merupakan penerimaan siswa perdana. Namun begitu pihaknya masih membuka kesempatan bagi masyarakat (lulusan SMP) yang ingin mengisi peluang tersebut.

Gedung SMK Negeri 3 Denpasar. (Foto: igp)

“Baru terisi 10 siswa untuk Bidang Keahlian Spa dan Beauty Theraphy, serta 6 siswa untuk Animasi. Sedangkan Kriya Kreatif Batik dan Tekstil masih nihil. Kami masih buka kesempatan pendaftaran jika ada yang berminat,” sebut Wijaya Putra.

Sudah Divaksin

Dalam upaya penanggulangan Covid-19, SMKN 3 Denpasar telah melaksanakan vaksinasi bagi siswa. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah, yakni percepatan vaksinasi untuk siswa atau anak usia 12-17 tahun.

“Pada Senin kemarin, kami sudah berikan vaksin untuk 540 siswa kelas 11 dari target 600 orang. Sedangkan untuk siswa kelas 10 dan 12 menyusul sesuai jadwal dari dinas,” jelas Waka Humas SMKN 3 Denpasar, I Wayan Jelada, S.Pd, M.Pd. (igp)

Related Posts