August 1, 2021
PENDIDIKAN

Bergiliran, Siswa SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar Jalani Vaksinasi Covid-19

LiterasiPost.com, Denpasar | Vaksinasi Covid-19 gencar dilakukan dengan menyasar anak-anak sekolah usia 12-17 tahun di Kota Denpasar. Kali ini, giliran SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar melaksanakan vaksinasi bagi siswa kelas 8 dan 9 selama dua hari berturut-turut, 12-13 Juli 2021.

Ditemui disela-sela kegiatan vaksinasi, Kepala SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar, Drs. I Nyoman Sumerta mengatakan kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan Covid-19. Vaksinasi diikuti oleh 284 siswa kelas 8 dan 296 siswa kelas 9. Vaksin yang diberikan adalah jenis Biofarma, dengan tim vaksinator berasal dari RS Bhayangkara Polda Bali.

BACA JUGA :  Ujian Sekolah Usai, SMKN 3 Denpasar Siapkan UK

“Hari ini kami adakan vaksinasi bagi siswa kelas 8, dan besok yang kelas 9. Sedangkan untuk siswa kelas 7 sebanyak 270 orang yang saat ini mengikuti MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) akan divaksin pada Kamis nanti,” ujar Sumerta, Senin (12/7/2021).

Dikatakan, tak semua siswa mendapatkan vaksin di sekolah karena beberapa di antaranya sebelumnya telah menjalani vaksinasi di luar.

Kegiatan vaksinasi siswa di SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar sempat ditinjau oleh anggota DPD RI, Aryaweda Karna dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Sri Armini. Lanjut Sumerta, pelaksanaan vaksinasi dibagi menjadi 3 sesi dan masing-masing sesi untuk 2 kelas dengan rentang waktu 1,5 jam. Hal ini bertujuan untuk menjaga protokol kesehatan sehingga tidak terjadi kerumunan.

Anggota DPD RI, Aryaweda Karna saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar. (Foto: ist)

“Yang datang tidak hanya siswa, tapi orang tuanya ikut mengantar sehingga menjadi ramai. Tapi guru-guru kami dengan sigap melakukan pengaturan,” ungkapnya.

Ini merupakan vaksinasi tahap I dan akan disusul vaksinasi tahap II. Pihaknya berharap setelah seluruh tahapan vaksinasi bagi siswa berjalan tuntas, pembelajaran tatap muka bisa diwujudkan oleh pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

BACA JUGA :  Gubernur Koster Dampingi Menparekraf Tinjau Vaksinasi Pekerja

“Supaya anak-anak bisa ke sekolah walau dengan jumlah terbatas. Sudah setahun anak-anak tidak pernah ke sekolah, mereka tidak kenal teman-temannya, ridak kenal guru, tiba-tiba sudah tamat, kasihan juga,” jelas Sumerta.

Sementara itu Koordinator Vaksinasi sekaligus Pembina UKS SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar, Ida Ayu Ketut Dewi Adnya Swadani, S.Sos mengakui memang ada sedikit kendala terutama saat pendataan siswa karena beberapa siswa menyampaikan berbagai alasan, seperti rasa takut dan lainnya. Namun berkat kerja sama Wali Kelas sehingga vaksinasi berjalan dengan lancar.

“Kami memberikan pemahaman dan informasi yang baik kepada siswa dan orang tuanya, bahwa vaksinasi ini sangat penting untuk meningkatkan daya tahan dan imun tubuh sehingga tidak mudah terpapar Covid-19,” ucap Dewi Adnya.

BACA JUGA :  Makin Moncer, SMK TI Bali Global Badung Pilihan Tepat

Pihaknya pun tak menampik banyak menerima pertanyaan dari orang tua siswa terkait jaminan keamanan vaksin bagi siswa. Dewi Adnya menyampaikan bahwa pihaknya hanya menjembatani dan pelaksanaan vaksinasi ini sudah sesuai dengan surat edaran dari pemerintah. Akhirnya para orang tua siswa pun memahami dan vaksinasi dapat dilaksanakan dengan lancar.

Selain vaksinasi, pihak sekolah bekerja sama dengan pemerintah (Puskesmas) juga membagikan tablet penambah darah khususnya bagi siswa perempuan sebagai upaya pencegahan stunting dan anemia (kekurangan darah). SMP (SLUB) Saraswati I Denpasar menjadi pilot project untuk program ini di Kota Denpasar. (igp)

Related Posts