February 1, 2023
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Rakerda I DPD ASITA Bali, Sinergi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

LITERASIPOST.COM, DENPASAR | Rakerda I DPD ASITA Bali berlangsung di Prime Plaza Hotel, Denpasar, Rabu (25/1/2023) dengan mengusung tema “Togetherness in Supporting Sustainable Tourism”. Tema ini dipandang sangat relevan sebagai perwujudan asosiasi yang kuat, kekinian dan bersinergi dalam menggerakkan perekonomian, menjaga budaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bali melalui sektor pariwisata.

Setelah lebih dari 2 tahun terdampak pandemi, kini Bali mulai menggeliat, permintaan pasar mulai bergerak dan persaingan antar negara destinasi wisata pun makin ketat dengan kemudahan aturan- aturan perjalanan. “Saatnya memperkuat sinergi, kolaborasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujar Ketua DPD ASITA Bali Periode 2021-2026, Putu Winastra, S.Sos.

BACA JUGA :  PLN Gelar Bedah Buku 75 Tahun Perjuangan Menerangi Negeri

Rakerda I DPD ASITA Bali kepengurusan periode 2021-2026 dibuka oleh Kadis Pariwisata Bali mewakili Gubernur Bali. Selain membahas program kerja, juga dilengkapi ajang pembelajaran melalui talkshow kepariwisataan dengan pembicara Kadis Pariwisata Bali dan Guru Besar Ilmu Pariwisata Universitas Udayana, anggota Dewan Pakar ASITA Bali, dan IPM Jaya Brahmananda. Rakerda disegarkan dengan kehadiran motivator serta rangkaian peringatan 52 Tahun ASITA di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Putu Winastra mengingatkan bahwa ASITA turut serta secara aktif bersama stakeholder pariwisata Bali, mempersiapkan kebutuhan usaha jasa kepariwisataan saat pintu masuk internasional ke Bali dibuka. Memberi usulan dan masukan terkait peraturan yang menjadi hambatan kinerja jasa wisata antara lain perihal kenaikan retribusi masuk objek wisata, membuka Visa on Arrival – hingga kini sudah 86 negara mendapat layanan tersebut, serta memberi masukan tentang penyerderhanaan prosedur persyaratan e-visa.

BACA JUGA :  Kedua Kalinya, Sudarmayasa Nakhodai IFBMA Bali

Kepengurusan periode 2021-2026, menyelenggarakan ruang pembelajaran melalui ajang SAKIRA (tourism talkshow), melakukan aksi sosial — program kerja unggulan hasil Musda XII/2012. Tetap menyelenggarakan program tahunan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) yang diprakarsai oleh ASITA Bali adalah alat promosi penting diplatform nasional maupun internasional. Kini sebagai acara salah satu Travex penting di Indonesia, BBTF didukung oleh PemProv Bali, kabupaten/kota, Kemenparekraf dan Kemlu. Tema BBTF 2023 yaitu “Quality & Sustainable Tourism” menyoroti ekspektasi pasar tentang keragaman warisan budaya Indonesia yang berkualitas dan berkesinambungan. “Optimis BBTF menjadi bigger and better,” tegas Putu Winastra.

ASITA, jelasnya, optimis Bali mampu meraup target kunjungan wisman dengan kemudahan- kemudahan yang diberlakukan dan semakin bertambahnya kapasitas angkut menuju Bali.

BACA JUGA :  Tim Asesor LAM PT-Kes Lakukan Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam FK UNUD

Seperti diketahui, tahun ini pemerintah mentargetkan Bali meraup 4,5 juta Wisman. Sebagai bagian dari kinerja asosiasi, ASITA mendukung program Pemprov. Bali terkait Perda No.1/2020 tentang Kontribusi Wisatawan, Pergub No.28/2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali, Perda No.1/ 2028 tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali, Pergub No.79/2018 tentang Penggunaan Busana Adat Bali.

Di sisi lain, ASITA meminta dukungan Pemerintah Provinsi Bali dalam hal pembenahan tata niaga pasar India, RRT (China), proteksi biro perjalanan wisata lokal dan peninjauan izin usaha BPW, law enforcement terhadap pelanggar hukum yang berdampak pada reputasi industri pariwisata Bali. (igp)

Related Posts