January 19, 2021
EKONOMI & PERBANKAN

Reposisi ke Super Branch, Strategi Baru BPR Lestari di 2021

LiterasiPost.com, Denpasar –
BPR Lestari memulai perjalanannya di bisnis perbankan pada tahun 1999 akhir. “November 1999 itu surat persetujuan BI atas akuisisi BPR Sri Artha Lestari,” kata Alex P Chandra, Founder dan CEO PT Lestari Capital, holding company yang membawahi 7 BPR Lestari Group, dalam rilisnya saat konferensi pers melalui Zoom, Rabu (23/12/2020).

BACA JUGA :  Wujudkan Ketahanan Pangan, Korem 163/Wira Satya Budidayakan Lele dan Hidroponik

Pada saat itu strategi semua bank hampir sama, yaitu branch banking. Untuk bertumbuh, sebuah bank akan memperbanyak kantor sebagai channel sehingga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi. Semakin banyak kantor, semakin dekat bank dengan marketnya, maka semakin mudah pula para nasabah bertransaksi.

Strategi branch banking dilakukan pula oleh BPR Lestari Bali. BPR Lestari Bali memiliki 15 kantor yang tersebar di kawasan strategis wilayah Denpasar dan Badung. “Kami menyebar kantor di kawasan bisnis strategis sehingga para nasabah mudah untuk datang ke kantor melakukan transaksi perbankan. Beberapa kantor tidak terlalu besar namun tetap nyaman dan mudah diakses,” ungkap Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari Bali, yang turut langsung dalam konferensi pers.

Direktur Utama BPR Lestari Bali, Pribadi Budiono.

Dijelaskan, landskapnya kini berubah signifikan. Strategi branch banking mulai tidak relevan. Fungsi kantor sebagai tempat bertransaksi mulai digantikan dengan “electronic channel” seperti ATM dan Mobile Banking. “Kami telah mempersiapkannya beberapa tahun lalu, namun semakin masif dilakukan di awal tahun ini. Perilaku konsumen yang ‘digital’ akan semakin terakselerasi pasca pandemi,” kata Pribadi.

Strategi branch banking akan direposisi. “Kantor bukan lagi tempat bertransaksi. Transaksi dilakukan via smartphone dan laptop, sehingga kantor-kantor kecil kami yang banyak tersebut akan ditutup digantikan beberapa Kantor Cabang besar. Kami menyebutnya ‘Super Branch’, fungsinya bukan lagi sebagai tempat bertransaksi. Super Branch mengubah kantor menjadi customer engagement centre. Tempat atau pusat bank berinteraksi dengan nasabahnya,” jelasnya.

BACA JUGA :  RAT KSP BSM, Kinerja Sangat Baik di Tengah Pandemi

Kantor-kantor kecil (kantor kas) yang akan direposisi tersebut, diantaranya berada di Jl. Melati Denpasar, Gatot Subroto Barat, Tohpati, Sanur Bali Beach, Pesanggaran dan Sesetan.

“Super Branch masih melayani transaksi, namun fokusnya adalah engagement ke nasabah,” sebut Pribadi.

Setelah meresmikan Kantor Cabang Renon dan Gatot Subroto, dalam waktu dekat BPR Lestari Bali akan meresmikan Kantor Cabang Sanur. “Kantor Cabang Sanur yang terletak di By Pass Sanur adalah Super Branch yang dalam waktu dekat akan kami resmikan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kasdam IX/Udayana Turut Jalani Vaksinasi Covid-19 Perdana

Ditanya soal target peningkatan kinerja di tahun depan setelah melakukan reposisi, Pribadi mengatakan tidak berani berharap banyak, mengingat kondisi ekonomi belum pulih akibat pandemi. “Sebelumnya peningkatan kinerja kami kisaran 20-30 persen, tapi saat ini kami perkirakan hanya 15 persen,” ucapnya.

Selain melakukan reposisi branch banking, BPR Lestari Bali juga sedang menggenjot inovasi digital. Transfer dari dan ke BPR Lestari serta ke bank lain sebagian besar telah dilakukan secara otomatis dan real time. “Kini hampir 80 persen transaksi nasabah sudah menggunakan elektronik channel. Lestari Mobile telah digunakan oleh 15 ribu nasabah kami atau lebih dari 50 persen dari keseluruhan. Elektronik atau digital channel BPR Lestari kini melayani 35 ribu transaksi sebulan,” ungkap Alex.

BACA JUGA :  Netcix cuts out the chill with an integrated personal trainer

“Not bad buat sebuah bank pasar, dan kami yakin ini akan semakin terakselerasi. Tahun depan harusnya bisa 100 ribu transaksi sebulannya,” sebutnya.

Selain transfer, saat ini nasabah juga dapat melakukan penempatan deposito melalui Lestari Mobile secara real time. “Kami menyebutnya DepositoGo. Penempatannya bisa dilakukan kapan saja, termasuk di hari libur. Pembukaan rekening online juga sedang kami siapkan, tinggal nunggu perizinan OJK, semoga awal tahun 2021 bisa kami launch,” sebut Alex. (igp)

Related Posts