July 30, 2021
NASIONAL

Safari Ramadhan, Pegadaian Serahkan Bantuan Kepada Baznas Denpasar dan Panti Asuhan di NTB

LiterasiPost.com, Jakarta –
PT Pegadaian (Persero) Syariah Gatot Subroto menyalurkan bantuan Dana Kebajikan Umat (DKU) kepada BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Denpasar dan DSM (Dompet Sosial Madani) dalam rangka Program Ramadhan 1442 H berupa uang masing-masing senilai Rp5 juta.

Penyaluran bantuan dana DKU diserahkan oleh Pemimpin Cabang Gatot Subroto, Ariyanto dan diterima BAZNAS Kota Denpasar, Feri Hendri.

BACA JUGA :  Hingga 30 April, Paket Tambah Daya Super Hemat Bagi Pelanggan RT dan UMKM

Bantuan DKU ini merupakan shodaqoh dari nasabah Pegadaian Syariah Gatot Subroto dengan maksud untuk membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat dhuafa melalui kerja sama antar lembaga sehingga terjalin sinergi yang saling menguntungkan.

Safari Ramadhan, PT Pegadaian Beri Santunan Rp100 Juta

PT Pegadaian (Persero) juga menggelar kegiatan Safari Ramadan, Jumat (30/4/2021) lalu. Kegiatan itu rutin dilaksanakan dalam rangka berbagi untuk sesama di bulan ramadan. Tahun ini, Safari Ramadan dilakukan dengan memberikan santunan kepada anak yatim di tiga panti asuhan dan lembaga amil zakat NTB. Sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan total senilai Rp100 juta.

“Ini kegiatan sosial kemanusiaan yang rutin dilakukan dengan berbagi untuk sesama,” ujar Suryawan, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Ampenan di sela-sela kegiatan.

Berlangsung di Hotel Golden Palace, ketiga panti asuhan mendapatkan masing-masing Rp25 juta. Yakni, Panti Asuhan Darul Muhibbin NW, Panti Asuhan Asal Adam Mulajati dan Panti Asuhan Al-Istiqomah. Selain itu Rp25 juta disalurkan untuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dasi NTB.

BACA JUGA :  Guru SMAN 1 Blahbatuh Terima Platform Media Pembelajaran Gratis dari Dosen ITB STIKOM Bali

Hadir dalam acara tersebut Direktur Teknologi Informasi dan Digital sekaligus Direktur Pembina PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Teguh Wahyono, dan Pimwil PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar- Nuril Islamiah yang dihadiri juga pejabat teras Kanwil VII Denpasar dan pemimpin Cabang se-Pulau Lombok.

Selain santunan, PT Pegadaian juga menggelar kegiatan tausiah. Diharapkan kegiatan ini tak hanya meningkatkan kinerja karyawan dan perusahaan tapi juga pahala di bulan ramadan. Ada juga sharing session dalam rangka menggali informasi dan memotivasi karyawan. Guna mencari solusi yang terbaik untuk pencapaian kinerja maksimal untuk masyarakat meski di tengah situasi pandemi.

“Kami yakin apapun program yang dibawa Pegadaian untuk masyarakat itu sangat bermanfaat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pulihkan Ekonomi Nasional, OJK Dorong Potensi Ekonomi Baru

Pandemi tak menjadi penghalang pihaknya untuk membantu berbagai kegiatan panti asuhan sebagai wadah membangun anak-anak yang berkualitas. Terbukti dari gelaran tahun ini yang dikemas amat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Safari Ramadan digelar terbatas. Dia memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai protokol pencegahan Covid-19. Mulai dari pembatasan peserta kegiatan, jaga jarak, serta dilakukan swab test antigen pada seluruh peserta.

“3M juga terus kami terapkan sepanjang kegiatan,” tegasnya.

Suryawan menambahkan, Safari Ramadan ini juga merupakan bagian dari literasi untuk makin mengenalkan eksistensi Pegadaian. Pihaknya hadir memberikan program layanan di tengah masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi kebutuhan keuangan, baik dari sisi konvensional maupun syariah.

BACA JUGA :  Poltrada Bali Buka Pendaftaran Calon Taruna Jalur Mandri

Dari sisi syariah, PT Pegadaian juga meluncurkan program Pegadaian Pembiayaan Haji atau Arrum Haji. Sebagai layanan pembiayaan untuk mendapatkan porsi haji secara syariah dengan barang jaminan 3,5 gram emas, tabungan emas atau emas perhiasan yang nilainya setara. Ini tentu menjadi solusi terbaik bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah haji dengan proses yang mudah dan aman.

“Nanti nasabah Arrum Haji akan diberikan pembiayaan Rp25 juta untuk mendapatkan nomor kursi haji,” paparnya.

BACA JUGA :  Upaya Pelestarian Seni Budaya, Ambara Dukung Pelaksanaan PKB ke-43

Sementara untuk pembayaran, nasabah bisa memilih limit waktu pengembalian. Mulai dari satu tahun hingga batas maksimum lima tahun. Calon nasabah bisa mendatangi kantor Pegadaian terdekat untuk melakukan pendaftaran.

“Nasabah bisa memilih waktu sendiri sesuai dengan kemampuannya membayar,” imbuhnya. (igp)

Related Posts