May 10, 2021
BALI

Sosialisasikan Stimulus Listrik, PLN UID Bali Bersama RAPI Gelar Sinergi Kemitraan

LiterasiPost.com, Denpasar –
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali bersama organisasi komunikasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah Bali menggelar kegiatan Sosialisasi Ketenagalistrikan dengan tema “Sinergi Kemitraan Dalam Bidang Ketenagalistrikan di Bali”, Sabtu (3/4/2021). Bertempat di Ruang Rapat Bougenvile PT PLN (Persero) UID Bali, Denpasar, pertemuan yang dihadiri secara daring oleh ketua Umum RAPI, H. Riza Fachrial serta Ketua RAPI Daerah Bali, Wayan Sila Sayana dan Senior Manager General Affairs PLN UID Bali, B. I Putu Priyatna ini membahas perpanjangan Stimulus Listrik April-Juni 2021.

Dalam pemaparannya, Wayan Budaika, Manager Revenue Assurance & Mekanisme Niaga, selaku narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk tetap memberikan keringanan pembayaran/pembelian listrik bagi rumah tangga kecil, pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat yang bergerak di bidang sosial, bisnis dan industri, dalam upaya mendukung penyelesaian penanganan pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  Bayi Bekantan Lahir di Bali Safari, Pecinta Satwa Diminta Beri Nama

Sampai dengan Februari 2021, realisasi program stimulus ini sudah diberikan kepada lebih dari 30 juta pelanggan dengan total stimulus sebesar Rp2,6 Triliun.

“Di Bali sendiri pada Februari 2021 tercatat 244.136 pelanggan dengan total stimulus baik kepada pelanggan pascabayar maupun prabayar sebesar Rp8 Miliar,” papar Budaika.

Budaika menambahkan secara Nasional di awal Maret 2021 telah ditetapkan perpanjangan Program Stimulus Keringanan Pembayaran/Pembelian Listrik untuk Triwulan 2 dengan perkiraan anggaran adalah sebesar Rp2,3 Triliun.

BACA JUGA :  Cegah Penularan Covid-19 dari Luar Negeri, Pemprov Bali Didorong Bentuk Satgas Karantina Khusus

“Perkiraan pembiayaan ini telah memperhitungkan pengurangan besaran diskon yang diberikan kepada masyarakat menjadi setengah dari besaran program stimulus triwulan 1 tahun 2021 yaitu untuk konsumen R1/I1/B1 (Rumah Tangga1/ Industri1/ Bisnis1) 450 VA besaran stimulusnya menjadi 50 persen, konsumen R1 900 VA menjadi 25 persen dan program relaksasi sosial, bisnis dan industri menjadi 50 persen,” jelasnya.

Pihaknya mengingatkan khususnya kepada pelanggan 450 VA pascabayar agar mulai rekening Arpil 2021 harus kembali melakukan pembayaran. Karena sebelumnya pelanggan golongan ini mendapat diskon 100 persen yang kemudian di periode ini berubah menjadi diskon 50 persen.

BACA JUGA :  Tak Padamkan Listrik, PLN Tetap Siaga Saat Nyepi

Dijelaskan juga dalam pertemuan tersebut bahwa selain dapat diskon stimulus di atas rata-rata Rp40 ribu dan Rp34 ribu/pelanggan/bulan untuk pelangan rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA tersebut, selama ini juga telah mendapatkan subsidi rutin yakni pelanggan R1/450 VA sebesar Rp102 ribu/pelanggan/bulan (73 persen dari Biaya sesungguhnya), R1/900 VA Rp98 ribu/pelanggan/bulan (61 persen dari biaya sesungguhnya).

“Jadi jumlah subsidi rutin yang selama ini diberikan oleh Pemerintah adalah sebesar 50 Triliun per tahun, dengan porsi 80 persen diperuntukkan pelanggan rumah tangga,” katanya.

BACA JUGA :  Jalankan Protokol CHSE, The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku Pariwisata

Kegiatan sinergi kemitraan ini turut menghadirkan narasumber I Nyoman Jendra, Pejabat Pengendali K3L yang memaparkan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.

Acara yang dihadiri hingga 20 peserta dan secara Daring sekitar 30 peserta dari pengurus/anggota RAPI Nasional dan Bali ini diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid -19. (igp/r)

Related Posts