May 13, 2021
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Take Authentic Japanese Cuisine Buka Kembali

LiterasiPost.com, Badung –
Take Authentic Japanese Cuisine yang beralamat di Jalan Patih Jelantik, Legian, Kuta dibuka kembali (reopen) pada Senin (7/12/2020). Restoran khas Jepang tersebut menyajikan Teppanyaki terbaik kepada para pelanggan.

Restoran ini tampil dengan konsep dan ornamen otentik Jepang. Executive Chef, Kiyofumi Okamoto dan tim ahlinya ditampilkan secara penuh di dapur dan dapat dilihat langsung oleh konsumen dalam mengolah menu. Menu yang disajikan menggabungkan bahan-bahan impor segar untuk menciptakan rasa Jepang asli yang lezat.

BACA JUGA :  Walikota Jaya Negara Terima 400 Sertifikat Tanah Aset Pemkot Denpasar dari BPN

“Siapapun bisa mendapatkan sebuah pengalaman yang luar biasa, dengan bangga ditampilkan restoran kami, melalui bar Robatayaki dimana pelanggan dapat menonton juru masak, meja Tepanyaki penuh daya tarik, ruang Tatami yang nyaman untuk pribadi,” ujar Kiyofumi.

Ditambahkannya, di restoran ini ditampilkan hidangan klasik yang berkaitan dengan tradisi Jepang, koleksi Sake sebagai pelengkap serta Sushi atau Sashimi untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan saat berkunjung bersama teman, pasangan, dan keluarga.

Salah satu menu di Take Authentic Japanese Cuisine.

Asst. Marketing & Communications Manager, Theresia Hyasinta Hadianti menambahkan Take Authentic Japanese Cuisine pertama kali dibuka pada tahun 1999. Akibat pandemi Covid-19 merebak, restoran ini sempat ditutup sementara sejak Maret 2020.

“Sebenarnya mau buka kembali mulai Oktober, tapi kasus Covid-19 kembali naik terutama di Jakarta dan Surabaya, karena imbasnya juga pasti ke Bali. Akhirnya sepakat buka mulai Desember, apalagi di bulan ini banyak momen spesial,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Entil, Makanan Khas Nyepi di Wongaya Gede

Sebelum adanya pandemi, restoran ini mampu menampung 80 konsumen di lantai bawah dan 100 orang lebih di lantai atas. Namun saat ini hanya difungsikan lantai bawah saja untuk penerapan protokol kesehatan. “Konsumen sekitar 60 persen adalah orang-orang Jepang yang tinggal di Bali, sisanya adalah turis internasional dan domestik terutama saat musim libur,” imbuhnya.

BACA JUGA :  TP PKK Kota Denpasar Terima Tanaman Obat dari PPIDS UNUD dan PT Indonesia Power

Pihaknya berharap pandemi segera berlalu, bisnis bisa bergeliat kembali dan pariwisata Bali bangkit. (igp)

Related Posts