December 7, 2022
PENDIDIKAN

Tuntaskan Vaksinasi Siswa, Yayasan Dwijendra Siap Terapkan Belajar Tatap Muka

LiterasiPost.com, Denpasar | Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, Dr. Ketut Wirawan, SH, M.Hum menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar sekolah kembali bisa menerapkan pembelajaran tatap muka. Keinginan tersebut juga muncul dari para orang tua siswa dan siswanya sendiri. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), terlebih saat ini para siswa dan guru terutama di jajaran SMP dan SMA di bawah naungan Yayasan Dwijendra telah mendapatkan vaksin Covid-19.

“Orang tua siswa dan siswanya sendiri sangat berkeinginan agar belajar tatap muka kembali. Mungkin mereka merasa sulit belajar di rumah. Apalagi, sekarang mereka sudah divaksin sehingga setidaknya punya daya tahan tubuh, meski Prokes itu tetap dijalankan,” kata Wirawan disela-sela kegiatan vaksinasi bagi siswa SMA Dwijendra Denpasar, Kamis (22/7/2021).

BACA JUGA :  Pascasarjana dan FMIPA UNUD Sosialisasikan Teknologi Produksi Bibit Kentang ke Petani

Secara umum Yayasan Dwijendra sudah sangat siap menerapkan pembelajaran tatap muka, utamanya di jajaran SMP Dwijendra, SMA Dwijendra dan Universitas Dwijendra. Hanya saja, tanyanya, apakah sudah diizinkan oleh pemerintah dan orang tua siswa itu sendiri?.

“Peralatan kami sudah siap, ada kamera, yang mau tatap muka silakan, yang mau daring silakan. Kami juga siapkan ruang isolasi kalau ada siswa yang dicurigai terpapar Covid-19. Jadi kami sudah siap dengan skemanya,” jelasnya.

Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, Dr. Ketut Wirawan, SH, M.Hum. (Foto: igp)

Kendati demikian, tegas Wirawan, pihaknya tetap menunggu aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Jika sudah diizinkan tatap muka maka Dwijendra telah siap. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari munculnya kluster Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Kita ikuti saja aturan yang ada. Dalam situasi begini jangan saling menyalahkan, kita harus bersatu agar terhindar dari pandemi ini, ikuti Prokes karena bukan hanya untuk menjaga diri sendiri tapi juga orang lain,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Benarkah Gubernur Bali Larang Tampil MC Perempuan? Ini Kata Dekan FH Unmas Denpasar

Untuk diketahui, kali ini SMA Dwijendra Denpasar mendapat giliran melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi siswa selama 3 hari, yakni 22-24 Juli 2021. Dengan melibatkan tim dari Puskesmas 1 Denpasar Utara, vaksin diberikan kepada 901 siswa dari kelas 10 hingga 12. Sedangkan untuk SMP Dwijendra telah terlebih dahulu melaksanakan vaksinasi. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, yakni percepatan vaksinasi untuk anak-anak usia 12-17 tahun. Begitu pula seluruh dosen, guru dan pegawai di lingkup Yayasan Dwijendra sudah menjalani vaksinasi.

Tak hanya itu, menurut Wirawan, dalam upaya membantu warga yang terdampak pandemi ini, Yayasan Dwijendra yang dikoordinir oleh Universitas Dwijendra juga akan membagikan masker dan nasi bungkus pada Jumat (23/7/2021). (igp)

Related Posts