August 1, 2021
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Ekosistem Gojek Terus Dukung Masyarakat Selama PPKM Darurat

LiterasiPost.com, Jakarta | Dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Jawa dan Bali saat ini, Gojek tetap menjadi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, dengan mengedepankan protokol kesehatan dan mematuhi aturan operasional yang ditetapkan pemerintah.

“Sejak awal pandemi, kami terus mengerahkan ragam inovasi dan inisiatif yang berorientasi pada keamanan dan kenyamanan agar dapat terus menjadi andalan masyarakat; baik bagi pelanggan yang terpaksa bepergian, maupun bagi mitra driver yang harus tetap mencari nafkah untuk keluarganya,” kata Chief Transport Officer Gojek, Raditya Wibowo di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

BACA JUGA :  Infrastruktur Siap, PLN Ajak Masyarakat Bali Gunakan Kendaraan Listrik

Dikatakan, kesiapan Gojek selama pemberlakuan PPKM Darurat meliputi keberlanjutan dari dua fokus utama, yakni dukungan Gojek terhadap percepatan program vaksinasi pemerintah, serta penerapan #ProteksiEkstra pada layanan-layanan Gojek yang semakin diperketat.

Dukungan Konkret Gojek Terhadap Percepatan Program Vaksinasi

Gojek secara intens berkolaborasi aktif dengan Halodoc, pemerintah pusat, pemerintah daerah serta berbagai otoritas terkait dalam mempercepat proses vaksinasi bagi mitra di ekosistem Gojek yang sejauh ini telah menjangkau ratusan ribu mitra driver dan mitra usaha di 36 kota/kabupaten se-Indonesia.

BACA JUGA :  Dukung Pengendalian Penyebaran Covid dengan Fitur SwaCam di New PLN Mobile

Sementara bagi pelanggan, Gojek menyediakan potongan harga untuk perjalanan GoRide dan GoCar, menuju dan dari lokasi vaksinasi melalui kode promo #ANTERINVAKSIN. Potongan harga dengan nilai total Rp30 ribu ini sementara berlaku di area Jabodetabek, Surabaya, Malang, Bali dan secara bertahap akan menyusul di kota-kota besar lainnya. Adapun detail terkait ratusan titik lokasi vaksinasi dapat dilihat di http://www.go-jek.com/blog/gojek/promo-gocar/.

“Kami berharap potongan harga perjalanan vaksinasi ini dapat kian mempermudah akses masyarakat yang ingin divaksinasi, serta dapat semakin membantu percepat target vaksinasi Pemerintah Indonesia. Dukungan yang sama juga kami lakukan di negara-negara operasional Gojek lainnya seperti Singapura dan Vietnam,” ujar Raditya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi, MPH mengungkapkan penerapan PPKM Darurat merupakan upaya pemerintah untuk menurunkan laju penularan Covid-19. Upaya pembatasan mobilisasi juga diiringi penegakan protokol kesehatan yang ketat dan upaya-upaya percepatan vaksinasi.

BACA JUGA :  Danrem 163/Wira Satya Serahkan Kunci Bantuan Rumah Layak Huni

“Kerja sama pemerintah dan dunia usaha, termasuk dalam penyelenggaraan vaksinasi masal, merupakan salah satu kunci agar Indonesia dapat segera keluar dari pandemi. Kami mengapresiasi kontribusi Gojek yang konsisten berupaya membantu memperluas akses vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia, termasuk melalui penyediaan potongan biaya transportasi ke atau dari lokasi vaksinasi,” ungkapnya.

#ProteksiEkstra pada Seluruh Layanan di Ekosistem Gojek

#ProteksiEkstra atau berbagai protokol kesehatan yang diperketat pada layanan Gojek, baik yang secara minimum dipersyaratkan pemerintah maupun melalui berbagai inisiatif dan inovasi Gojek telah diterapkan sejak awal pandemi, secara rutin dievaluasi guna menjaga keamanan dan kenyamanan baik pelanggan maupun mitra driver. Adapun protokol kesehatan tersebut meliputi:

BACA JUGA :  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Bandara Ngurah Rai Terima 4.000 Masker dari Biznet

• Fitur Ceklis Protokol Kesehatan dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver
• Pengoperasian Zona NyAman (titik tunggu atau pemesanan GoRide dan GoCar Instan yang dilengkapi protokol kesehatan ketat) di puluhan titik di lokasi strategis
• Penggunaan sekat pelindung di armada GoCar dan GoRide
• Pemasangan air purifier di ribuan armada GoCar di Jabodetabek
• Fitur status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru.

“Berkaca pada pengalaman pembatasan aktivitas sebelumnya, kami percaya ekosistem Gojek dapat menjalani masa PPKM Darurat ini dengan baik,” tutup Raditya. (igp/r)

Related Posts