April 23, 2021
EKONOMI & PERBANKAN

Gandeng Bursa Berjangka Jakarta, SGB Bali Kenalkan Peluang Perdagangan Berjangka Komoditi

LiterasiPost.com, Denpasar –
Guna meningkatkan literasi terhadap peluang dan risiko investasi, PT Solid Gold Berjangka Bali (SGB Bali) menggandeng PT Bursa Berjangka Jakarta mengajak media mengenal lebih dalam industri Perdagangan Berjangka Komoditi bersama dengan salah satu tokoh masyarakat Bali, Ida Cokorda Ngurah Carang Sari. Acara ini merupakan wujud komitmen PT SGB dalam memberikan layanan edukasi kepada masyarakat khususnya di Pulau Dewata agar memahami tawaran peluang dan risiko transaksi di perdagangan berjangka.

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang menyampaikan saat ini sangat tepat untuk berinvestasi dalam instrumen yang beragam, termasuk salah satunya di produk derivatif perdagangan berjangka. Namum demikian, setiap instrumen investasi memiliki resiko, yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi tingkat pengembalian dari investasi tersebut.

BACA JUGA :  120 Tahun Pegadaian, Kinerja Terus Meningkat

“Yang perlu diperhatikan oleh setiap investor adalah bagaimana mengelola dan meminimalkan resiko tersebut, agar tercipta sebuah iklim investasi yang sehat dan bertanggung jawab. Dalam hal ini, setiap investor harus benar-benar memahami aturan serta resiko dari jenis investasi itu sendiri. Ada rasa fair, tidak hanya memikirkan sisi positifnya semata,” terangnya.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Ida Cokorda Ngurah Carang Sari mengapresiasi kegiatan edukasi ini sebagai langkah nyata SGB Bali dalam memulihkan kepercayaan di masyarakat.

“Kami berharap agar manajemen baru SGB Bali dapat menghadirkan suasana berinvestasi yang lebih aman dan nyaman, sehingga peluang investasi yang ditawarkan di sini dapat diterima dan dipahami dengan baik,” harapnya.

BACA JUGA :  Dukung Bali Bangkit, BI Bersama Korem 163/WSA Gelar Donor Darah dan Plasma

Lebih lanjut dirinya sangat percaya layanan di SGB Bali sekarang jauh lebih baik. Sesuai dengan komitmennya SGB Bali #RasaBaru, maka kualitas dari tenaga marketing hingga peluang produk yang ditawarkan harus lebih bagus.

Pimpinan Cabang SGB Bali, Peter Christian Susanto mengakui, pembenahan yang dilakukannya bersama tim telah membuat SGB Bali ke arah yang lebih baik. Untuk itu, masyarakat yang sedang melirik atau tertarik pada tawaran investasi di perdagangan berjangka tak perlu khawatir karena SGB Bali #RasaBaru memiliki tagline layanan yang menjadi komitmen perusahaan “Good Service and Good People”.

“Jadi kami pastikan, tim konsultan yang mendampingi Anda adalah mereka yang berpengalaman dan tersertifikasi di bidang investasi perdagangan berjangka,” tandasnya.

Pelayanan di SGB Bali, Jln. Merdeka, Renon, Denpasar. (Foto: igp)

Saat ini SGB Bali didukung pula oleh tim analis pasar dan riset yang berpengalaman dan siap memberikan informasi pasar dan pergerakan harga yang sesuai sehingga mengoptimalkan transaksi para nasabah.

Sementara terkait dengan kegiatan kali ini, Peter mengatakan bahwa untuk memasyarakatkan industri Perdagangan Berjangka Komoditi maka edukasi yang berkesinambungan diperlukan sebagai langkah nyata agar masyarakat semakin memahami produk-produk derivatif berjangka.

“Melalui edukasi ini, kami coba memperkenalkan beragam produk investasi berjangka yang terbukti cukup menguntungkan, khususnya selama pandemi. Selain itu kami juga mengundang Bursa Berjangka Jakarta, agar masyarakat turut memahami alur transaksi dan mengenali ciri dari perusahaan pialang berjangka yang ilegal dan legal sebagai bentuk sosialisasi berkelanjutan,” terangnya.

BACA JUGA :  PLN UID Bali Dorong Modernisasi Pertanian Dengan Electrifying Agriculture

PT Solid Gold Berjangka merupakan kantor pialang berjangka yang telah berdiri sejak tahun 2005, sedangkan SGB Bali merupakan salah satu kantor cabang yang berdiri sejak tahun 2018. Sebagai perusahaan pialang berjangka resmi, SGB Bali juga menjadi anggota resmi dari PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Legalitas SGB Bali sebagai perusahaan pialang berjangka yang diakui dan diawasi resmi oleh Bappebti tertuang dalam surat No 0001/BAPPEBTI/PT/7/2018. Di tahun 2020, SGB Bali berhasil mencetak total volume transaksi sebesar 28.759 lot, dan nasabah baru sebanyak 84 nasabah. Di tahun 2021, SGB Bali optimis mencatat kenaikan total volume transaksi melebihi daripada tahun 2020.

“Tahun ini transaksi kami targetkan 50 ribu lot dan nasabah baru naik 200 persen,” tutup Peter. (igp)

Related Posts