May 13, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Gathering Kepariwisataan Implementasi CHSE di Kecamatan Kuta

LiterasiPost.com, Badung –
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung kembali menggelar Gathering Kepariwisataan Implementasi Protokol Kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Enviroment) Menuju Pariwisata Kabupaten Badung Berkualitas. Kali ini kegiatan diadakan di Kecamatan Kuta bertempat di The Patra Bali Resort & Villas, Selasa (8/12/2020).

BACA JUGA :  Buka Pemilihan Duta GenRe, Arya Wibawa: Wujudkan Denpasar Maju

Tujuan diadakannya gathering Kepariwisataan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pemangku kepentingan bidang pariwisata dalam hal ini pemerintah, swasta/pengusaha dan masyarakat dalam memahami, menguasai dan menerapkan konsep-konsep kepariwisataan yang sustainable (berkelanjutan) serta membangun jalinan koordinasi komunikasi dengan stakeholder diantaranya pelaku pariwisata, asosiasi, industri pariwisata dan pemerintah dalam memulihkan dan memajukan pariwisata di masa pandemi Covid-19 saat ini.

BACA JUGA :  Juara, Ogoh-ogoh Ini Dikendalikan Bluetooth

Selain itu menjadi momentum untuk mengevaluasi kebijakan strategis di bidang pariwisata utamanya terkait dengan keamanan dan kesehatan wisatawan pada saat melakukan perjalanan wisata serta meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan protokol kesehatan CHSE kepada stakeholder pariwisata dan seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat pelaku pariwisata dalam rangka mempercepat pemulihan kepariwisataan Bali pada umumnya dan Kabupaten Badung pada khususnya sehingga berimbas pada meningkatnya kepercayaan wisatawan bawa Bali aman untuk dikunjungi.

BACA JUGA :  Cegah Penularan Covid-19 dari Luar Negeri, Pemprov Bali Didorong Bentuk Satgas Karantina Khusus

Plt Kepala Dispar Kabupaten Badung, Cokorda Raka Darmawan menyampaikan sampai saat ini sekitar 100 hotel dan 35 restoran di wilayah Kabupaten Badung sudah terverifikasi untuk penerapan CHSE. Sedangkan verifikasi yang dilakukan Provinsi Bali (khusus hotel bintang tiga ke atas) sekitar 150 hotel.

“Kita tetap mengimbau pelaku hotel dan restoran termasuk tempat usaha lainnya dan destinasi agar segera mengajukan permohonan verifikasi pelaksanaan CHSE. Tim kami terus turun ke lapangan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pameran Seni Rupa "Sipp Setiap Saat" Diapresiasi Menparekraf Sandiaga Uno

Dikatakan, implementasi CHSE ini menjadi hal penting dan mutlak di masa pandemi guna menunjukkan bahwa akomodasi atau destinasi tersebut aman dan sehat untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Ketua PHRI Kabupaten Badung, Agung Rai Suryawijaya mengatakan optimis di akhir tahun ini ada peningkatan kunjungan wisatawan terutama domestik ke Bali.

BACA JUGA :  Gandeng ICA, Bangun Koperasi Rumah Makan Kolam Pancing

“Pengalaman kami mulai 20 Desember akan meningkat. Diprediksi 15 ribu wisatawan domestik akan berlibur ke Bali hingga tahun baru, saat ini booking-an sudah masuk ke hotel-hotel dan penambahan extra flight. Tingkat hunian hotel akan mencapai rata-rata 40 persen,” ungkapnya.

Kegiatan gathering juga diisi diskusi bersama yang dipandu oleh Ketut Swabawa dengan menghadirkan narasumber, diantaranya Kepala Dispar Bali Putu Astawa, Plt Dispar Kabupaten Badung Cok Raka Darmawan, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Badung Sang Nyoman Sutena, Ketua PHRI Kabupaten Badung, Agung Rai Suryawijaya,Tim Ahli Pembangunan Provinsi Bali Bidang Pariwisata Ketut Jaman dan Deputi Kepala KPw BI Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda. (igp)

Related Posts