August 2, 2021
PENDIDIKAN

Pelantikan Pejabat Struktural, ITB STIKOM Bali Siap Hadapi Transformasi ke TIK

LiterasiPost.com, Denpasar –
Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan ITB STIKOM Bali bertempat di kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Kamis (21/1/2021).

Para pejabat tersebut adalah Ida Bagus Suradarma, SE, M.Si yang sebelumnya Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu kini dipercayakan menjadi Wakil Rektor (WR) 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; I Made Sarjana, SE, MM yang sebelumnya Direktur Kerjasama, Pemasaran, Informasi dan Bisnis Kreatif menjadi WR 3 Bidang Kerja Sama dan Inovasi; serta Ni Luh Putri Srinadi tetap dipercaya sebagai WR 2.

BACA JUGA :  IT Adalah Keharusan, Bukan Lagi Sebuah Pilihan di Era New Normal

Sementara pejabat di bawah WR 1 yang dilantik adalah Dr. Dian Rahmani, SS, M.Hum sebagai Direktur Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Perpustakaan; Dian Pramana, S.Kom, M.Kom sebagai Dekan Fakultas Informatika dan Komputer; Ni Ketut Dewi Ari Jayanti, MT, M.Kom sebagai Fakultas Bisnis dan Vokasi; Erma Sultyo Rini, SE, MM.Kom sebagai Direktur Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan; serta Sofwan Hanief, S.Kom, MT sebagai Direktorat Pengembangan Akademik dan Pusat Komputer.

Berikutnya pejabat di bawah WR 2 adalah Ratna Kartika Wiyati, SE, M.Kom tetap sebagai Direktur Sumberdaya; I Wayan Gede Narayana, S.Kom, M.Kom sebagai Direktur Kampus Jimbaran; dan Ir. I Nengah Usdek Maharipa sebagai Direktur Kampus Abiansemal.

Pejabat di bawah WR 3 adalah Dra. Ni Made Astiti, MM.Kom sebagai Direktur Kerjasama, Pemasaran dan Humas; Dr. Evi Triandini, M. Eng sebagai Direktur Layanan Industri, Karir dan Alumni; Candra Ahmadi, S.Kom, MT sebagai Direktur Pengembangan Inovasi, HAKI, Inbis dan Teknologi Budaya; serta Ni Lh Ratniasih, S.Kom, MT sebagai Direktur Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal.

BACA JUGA :  Pemenang Denpasar Innovation Day 2021 Diumumkan, Rai Mantra Ajak Generasi Milenial Terus Kreatif

“Perubahan struktur di jajaran pejabat ini sebagai langkah antisipasi adanya percepatan transformasi paradigma masyarakat ke arah digitalisasi atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Jadi pandemi ini ada hikmahnya, dan harapannya nanti mahasiswa yang akan kuliah ke STIKOM Bali bertambah banyak,” ujar Dadang Hermawan.

Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (induk STIKOM Bali), Prof. Dr. I Made Bandem, MA mengatakan bahwa pelantikan pejabat ini adalah untuk perbaikan kinerja dan kepentingan ITB STIKOM Bali agar lebih berkontribusi bagi pengembangan teknologi dan bisnis untuk kesejahteraan masyarakat.

“Di usia 18 tahun, ITB STIKOM Bali sudah tentu membutuhkan sumber daya manusia, khususnya para pejabat yang memiliki kesanggupan dan kemampuan manajerial, berwawasan luas, dan visi yang jelas dalam mengelola bidangnya masing-masing,” kata Prof. Bandem.

Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan menyematkan pin saat melantik sejumlah pejabat struktural. Foto : igp

Semua itu disertai dengan kemampuan membangun kerjasama yang baik, merupakan keniscayaan yang dibutuhkan oleh ITB STIKOM Bali, dalam rangka mengukuhkan eksistensi ITB STIKOM Bali makin dekat pada cita-cita sebagai pendidikan tinggi yang berkelas dunia.

Lebih jauh Prof. Bandem mengatakan, tugas para pejabat di lingkungan ITB STIKOM Bali adalah (1) melakukan penataan sistem pendidikan tinggi ITB STIKOM Bali; (2) meningkatkan kualitas dan relevansi ITB STIKOM Bali dengan dunia kerja (link and match), (3) membangun akademik atmosfir ITB STIKOM Bali yang kondusif, (4) mepertahankan dan meningkatkan prestasi, baik nasional maupun internasional yang pernah dimilki kampus ini sebelum bertransformasi menjadi ITB STIKOM Bali.

BACA JUGA :  Ketua Kadin Denpasar Dikukuhkan, Arya Wibawa: Bangun Perekonomian yang Inovatif dan Kreatif Dimasa Pandemi

“Bagi ITB STIKOM Bali, kunci untuk mempertahankan dan memperoleh prestasi, dan meningkatkan hasil yang telah dicapai adalah terletak pada penataan sistem di atas. Penataan sistem memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh civitas akademika. Dalam kaitan ini pada tataran kebijakan operasional, sangat mendesak diterapkannya manajemen operasional dalam bingkai paradigma baru. Manajemen mandiri perlu diterapkan sejak dini. Kami harapkan Bapak Rektor akan berperan sebagai fasilitator dan katalisator. Karena itu, setiap lembaga di bawahnya dapat mengembangkan diri secara mandiri, bertanggungjawab, dan profesional. Manajemen seperti ini, profesionalisme menjadi kata kunci yang menentukan, sekaligus akan mengantarkan pada keberhasilan kinerja dan kemandirian,” pungkas Prof. Bandem.

Usai acara pelantikan, dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Nasional melibatkan sekitar 20 lembaga di bawah naungan STIKOM Bali Group yang tersebar di Bali dan Jawa. (igp)

Related Posts