May 27, 2024
GAYA HIDUP & TEKNOLOGI

Pemkab Klungkung Siapkan Tempat Isoter Covid-19 di Nusa Penida

LiterasiPost.com, Klungkung | Dalam upaya meredam penyebaran Covid-19, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan monitoring rencana penyiapan lokasi isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19 di Kecamatan Nusa Penida, Minggu (15/8/2021).

Monitoring dilakukan ke penginapan Nuansa Nusa Homestay, Batununggul yang rencananya dijadikan tempat isoter untuk wilayah Nusa Penida dengan kapasitas 8 kamar. Bupati juga mengharapkan partisipasi para pemilik penginapan untuk bersedia membantu pemerintah dalam menyediakan tempat isoter.

BACA JUGA :  "Spiritual Company" Berimbas Waroeng Steak & Shake Selalu Ramai

“Saya sudah koordinasikan kepada Perangkat Desa Dinas dan Adat di Desa Batununggul, dan berharap masyarakat kooperatif membantu pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, dan agar masyarakat yakin bahwa apa yang dilakukan pemerintah adalah demi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta selaku Ketua Satgas Covid-19 mengharapkan pasien positif Covid-19 di Nusa Penida yang tidak memiliki keperluan khusus agar melakukan isoter yang sudah disediakan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Nusa Penida. Sementara bagi pasien positif Covid-19 yang berkebutuhan khusus dapat melaksanakan isolasi mandiri (isoman) secara disiplin dengan pengawasan ketat.

BACA JUGA :  Posko Lebaran Seru 2024 di The Nusa Dua Siaga 24 Jam Selama 13 Hari

Bupati Suwirta juga mengunjungi RSUD Gema Santi dan meminta pihak RSUD agar berkoordinasi dengan Tim Satgas di Kecamatan Nusa Penida bersama jajaran TNI/Polri untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat Nusa Penida tentang bahaya Covid-19 dan memberikan pengertian pentingnya mengikuti isoter. Karena isoter tidak hanya mempermudah memberikan layanan kepada pasien Covid-19, namun yang terpenting dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat Nusa Penida dari bahaya penularan dan mempercepat dalam memutus penyebaran Covid-19.

Bupati Suwirta juga meninjau salah satu pasien yang melakukan isoman, yakni pasangan suami istri Dewa Sayang dan Dewa Ayu Sri Purwaningsih di Banjar Batununggul, Desa Batununggul. Alasan mereka melakukan isoman karena memiliki anak kecil. Bupati Suwirta pun mengingatkan pasangan tersebut agar dapat melakukan isoman secara disiplin. (igp/r)

Related Posts