August 1, 2021
PARIWISATA & SENI BUDAYA

Peragaan Busana PKB XLIII, Denpasar Raih Juara I Busana Adat Kerja dan Busana Casual

LiterasiPost.com, Denpasar –
Peragaan busana dalam lomba kewanitaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII diikuti Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu (20/6/2021). Dekranasda Denpasar mengikuti semua kategori perlombaan yang meliputi Lomba Busana Adat Kerja Berpasangan, Busana Cocktail Endek Berpasangan, dan Busana Casual Endek Berpasangan.

Tiga desainer Kota Denpasar terlibat dalam perhelatan peragaan busana yang berbahan dasar kain tenun ikat Endek tersebut. Binaan Dekranasda Denpasar berhasil meraih Juara I Lomba Busana Adat Kerja Berpasangan, Juara I Lomba Busana Casual Berpasangan, dan Juara II Lomba Busana Cocktail Berpasangan.

BACA JUGA :  April 2021, Penumpang Bandara Ngurah Rai Naik 16 Persen

Pelaksanaan lomba disaksikan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster dan dukungan Duta Denpasar dihadiri Ketua Dekranasda Denpasar sekaligus Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara dan Wakil Ketua Dekranasda Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Sekretaris TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari.

Sebagai peserta pertama dalam kategori Pakaian Adat ke Kantor Berpasangan, Denpasar menampilkan rancangan yang didominasi kain tenun ikat Endek warna merah diserasikan dengan warna hijau dan biru. Begitu juga pada Busana Casual Berpasangan tampak elegan dengan warna ungu dikombinasikan warna Endek yang sangat menawan. Busana Cocktail Berpasangan juga tak kalah anggun menampilkan corak warna kain tradisional Endek Bali.

BACA JUGA :  Kerja Dulu Baru Sarjana, Poltek Ganesha Guru Singaraja Solusinya

Ketua Dekranasda Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan tiga desainer yang terlibat kali ini, yakni Sutrisna Sari Dewi untuk Busana Adat Endek ke Kantor Berpasangan, Katrin Sutajaya untuk Busana Cocktail Endek Berpasangan dan Lusi Damayanti untuk Busana Casual Endek Berpasangan. Pihaknya memberikan kesempatan kepada para desainer Kota Denpasar yang mampu menuangkan kreativitas dalam balutan kain tenun endek menjadi pakaian jadi sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Terlebih di masa pandemi ini dengan pelaksanaan PKB yang memberikan ruang kepada insan seni dan kreatif untuk terus berkreativitas.

“Persiapan bersama desainer dan perajin Denpasar sudah dilaksanakan jauh hari sebelumnya dan juga pembinaan, mempersiapkan karya dan model untuk tampil dalam lomba kali ini,” ujarnya sembari berharap hasil karya desainer Kota Denpasar dapat diterima masyarakat untuk dijadikan model pakaian jadi baik untuk ke kantor, sehari-hari, maupun menghadiri kegiatan lainnya.

Salah satu rancangan desainer Kota Denpasar. (Foto: ist)

“Perhelatan ini dapat menjadi pacuan semangat bagi desainer dan perajin Denpasar untuk terus berkarya, tidak saja di daerah tetapi juga di tingkat nasional dan internasional, serta kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dari desainer Denpasar untuk tetap dan terus berkarya,” imbuhnya.

Desainer Sutrisna Sari Dewi mengucapkan terima kasih kepada Dekranasda Denpasar yang telah memberikan kesempatan dan pembinaan.

BACA JUGA :  Anoa Meriahkan Imlek di Bali Safari

“Tentu ini menjadi sebuah tantangan bagi kami sebagai desainer untuk terus melakukan terobosan desain tenun ikat Endek dalam memadukan warna maupun model pakaian,” ujarnya. (igp/r)

Related Posts